Pantauan detikcom sejak pukul 06.00 WIB, Rabu (9/3/2016), sejumlah warga Jakarta mulai berdatangan ke Masjid Istiqlal. Beberapa dari mereka bahkan datang usai salat subuh.
"Tadi dari subuh disini, ramai yang datang jadi sekalian aja nunggu shalat gerhana," kata Bachtiar, salah satu warga yang ikut pelaksanaan salat gerhana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suasana salat gerhana matahari di Masjid Istiqlal (Aditya/detikcom) |
Bertindak sebagai imam nanti adalah Drs. H Husni Ismail S. Adapun untuk khotibnya yakni imam besar Masjid Istiqlal Profesor Dr Nazaruddin Umar.
Rencananya, Menteri Agama Lukman Hakim mengikuti salat gerhana di Masjid Istiqlal. Selain itu, Muzammil juga menyebut kepala negara Libya juga direnacakan hadir.
Salat gerhana terbagi menjadi dua yaitu, kusuf dan khusuf. Salat kusuf dilakukan ketika gerhana matahari, yaitu peristiwa di mana sinar matahari menghilang baik sebagian atau total pada siang hari karena terhalang oleh bulan yang melintas antara bumi dan matahari. Sebaliknya, salat khusuf adalah solat yang dilakukan ketika gerhana bulan terjadi.
Perintah salat gerhana ini terdapat dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Ketika itu Aisyah r.a menuturkan bahwa ketika zaman Nabi Muhammad hidup pernah terjadi gerhana matahari dan Beliau kemudian mengimami solat.
Salat kusuf ini dilakukan 2 rakaat, dan dianjurkan untuk memperpanjang sujud dan ruku'. Salat kusuf tersebut dilakukan dengan cara berjama'ah seperti apa yang dicontohkan Rasulullah. (adf/aws)












































Suasana salat gerhana matahari di Masjid Istiqlal (Aditya/detikcom)