Di Jakarta, gerhana matahari akan terjadi sebesar 88,76 persen. Matahari mulai tertutup bulan pukul 06.19 WIB dan akan berakhir pada 08.31 WIB. Namun perlu dicatat, bagi yang ingin melihat gerhana matahari sebagian harus menggunakan filter baik itu kacamata khusus gerhana matahari yang sudah dilengkapi filter matahari atau teropong agar retina mata tidak rusak karena terkena sinar matahari langsung.
"Ketika bulan mulai tersibak lepas dari matahari, maka piringan matahari yang terang itu akan menyilaukan sekali padahal pupil mata sedang membesar dan itu yang bisa merusak retina mata," ujar Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerhana matahari sebagian berbeda dengan gerhana matahari total. Gerhana matahari sebagian tidak bisa dilihat langsung dengan mata telanjang. Selama proses gerhana bila ingin melihat ke arah matahari harus menggunakan filter, seperti kacamata khusus gerhana atau kamera lubang jarum.
Mengamati gerhana matahari sebagian perlu memperhatikan beberapa hal, pertama jangan pernah melihat matahari dengan mata telanjang tanpa filter khusus. Filter khusus ini bisa menggunakan kertas mylar yang sanggup meredam cahaya matahari hingga 1 per 100 ribu kali. Agar fungsinya tak berkurang, kertas mylar tidak boleh terkena air atau minyak dan terpegang tangan.
Selain itu jangan gunakan kacamata hitam biasa meskipun ada anti sinar UV. Jangan juga gunakan film yang diekspos, CD, atau filter lainnya, karena dapat membahayakan mata. Gunakan filter matahari pada alat yang digunakan untuk pengamatan.
Anda menyaksikan gerhana matahari hari ini? Yuk kirim foto keseruan menyaksikan gerhana ke redaksi@detik.com atau upload ke pasangmata.com.
(slm/Hbb)











































