Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang, Reni Kraningtyas mengatakan, sebelum gerhana memang akan ada yang menutup langit. Namun awan tersebut akan hilang menjelang gerhana matahari.
"Sekira pukul 05.00 WIB pagi akan sedikit berawan," kata Reni, Selasa (8/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Jawa Tengah diperkirakan pukul 10.00 akan kembali berawan," tandasnya.
Diketahui, meski tidak bisa melihat gerhana matahari total, namun masyarakat Semarang tetap antusias menanti fenomena tersebut. Hal itu terbukti dari mulai banyaknya orang yang berminat untuk menonton bareng di spot tertentu.
Lokasi nonton bareng tersebut berada di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajah Raya Semarang dan Bukit Gombel. Di MAJT, menyiapkan 5.000 kacamata khusus yang dibanderol dengan harga Rp 30 ribu plus makanan ringan. Tidak hanya pengamatan, akan ada juga Salat gerhana di sana. Sedangkan di Bukit Gombel, disiapkan 100 kacamata khusus dengan harga Rp 25 ribu oleh panitia dari Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS).
(alg/Hbb)











































