BMKG Berharap Gerhana Besok Hapus Berbagai Mitos Keliru

H-1 Gerhana Matahari Total di Indonesia

BMKG Berharap Gerhana Besok Hapus Berbagai Mitos Keliru

Wisnu Prasetiyo - detikNews
Selasa, 08 Mar 2016 20:27 WIB
BMKG Berharap Gerhana Besok Hapus Berbagai Mitos Keliru
Foto: (Randy/detikTravel)
Belitung - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gencar berkampanye soal gerhana matahari total agar fenomena alam ini bisa dinikmati dengan wajar. "Kami ingin mengedukasi masyarakat dan pemikiran gerhana terkait mitos harus dihilangkan," kata Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial BMKG Jaya Murjaya, dalam diskusi bersama Laskar Gerhana detikcom di Restoran Lamadang, Belitung, Selasa, (8/3/2016).

Jaya mengatakan, terjadinya gerhana matahari seluruhnya bisa dijelaskan secara ilmiah. BMKG, kata dia, berharap setelah gerhana ini perkembangan dunia sains di Indonesia akan makin pesat.

Jaya menjelaskan, besok BMKG akan meneliti medan magnet bumi dan gravitasi. "Kami di Belitung ini memantau kalau ada perubahan variasi medan magnet bumi saat gerhana," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMKG juga menyebar penelitinya di tujuh kota gerhana matahari total dan 12 kota gerhana matahari parsial. Hasil pengamatan dari dua kelompok kota itu, kata Jaya, akan dibandingkan.

Peneliti di kota-kota itu juga bertanggung jawab menyiarkan proses gerhana untuk live streaming. Siaran live streaming itu juga bisa dinikmati di detikcom, besok mulai pukul 06.30 WIB.

(Baca juga: BMKG Siap Live Streaming Gerhana Matahari dari 19 Kota)

Menyaksikan gerhana matahari total dan parsial pada 9 Maret 2016? Kirim foto jepretan Anda ke ke redaksi@detik.com disertai nama dan nomor kontak atau ke pasangmata.com. (okt/okt)


Berita Terkait