Masjid Agung Jateng, Pusat Pengamatan dan Salat Gerhana di Semarang

H-1 Gerhana Matahari Total di Indonesia

Masjid Agung Jateng, Pusat Pengamatan dan Salat Gerhana di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 08 Mar 2016 16:08 WIB
Masjid Agung Jateng, Pusat Pengamatan dan Salat Gerhana di Semarang
Foto: Andhika Akbarayansyah
Semarang - Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang akan menjadi pusat pengamatan dan salat gerhana. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah Nur Abadi mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Masjid Agung dan UIN Walisongo Semarang untuk kegiatan tersebut. "Targetnya sekitar 5.000 orang datang," kata Nur kepada detikcom, Selasa (8/3/2016).

Hari ini peralatan pengamatan gerhana disiapkan oleh staf hisab rukiah Masjid Agung, Moelki Fahmi, bersama mahasiswa Ilmu Falaq UIN Walisongo. Mereka menyiapkan dua unit teleskop, yakni jenis equatorial dan altazimuth.

Panitia juga menyediakan lima ribu buah kacamata gerhana yang dihargai Rp 30 ribu dan mendapat bonus makanan ringan. "Pukul 05.30 stand (kacamata) sudah siap," kata Moelki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu salat gerhana di masjid ini akan dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan ratusan ulama se-Jawa Tengah yang kebetulan sedang mengikuti Musyawarah Daerah MUI. "Salat akan dilakukan setelah pengamatan," kata Moelki.

Besok, Semarang akan mengalami gerhana matahari sebagian dimulai pukul 06.20 WIB. Matahari akan tertutup bulan sekitar 80 persen.

Pengamatan gerhana juga digelar Himpunan Astronomi Amatir Semarang (HAAS) di Bukit Gombel atau Taman Tabanas. (Baca juga: Bukit Gombel Jadi Tempat Nobar Gerhana Matahari di Semarang)

Anda menyaksikan gerhana matahari pada 9 Maret 2016? Yuk berbagi foto menyaksikan fenomena alam ini ke redaksi@detik.com disertai nama dan nomor kontak, atau upload ke pasangmata.com. (okt/okt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads