2 Mobil Hemat Energi Mahasiswa UI Berjaya di Kompetisi Dunia

2 Mobil Hemat Energi Mahasiswa UI Berjaya di Kompetisi Dunia

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Selasa, 08 Mar 2016 11:31 WIB
2 Mobil Hemat Energi Mahasiswa UI Berjaya di Kompetisi Dunia
Mobil karya Tim Sadewa (Foto: dok. Humas UI)
Jakarta - Satu lagi karya anak bangsa di bidang otomotif yang mendunia. Mobil hemat energi buatan mahasiswa UI berhasil menang di Shell Eco Marathon (SEM) Asia di Manila, Filipina.

Ada 2 tim yang turun mengikuti lomba mengusung konsep hemat energi. Tim pertama, tim Sadewa, membawa mobil Kalabia Evo 5 yang bisa melaju hingga 275 kilometer dengan 1 liter bahan bakar.

Mobil mereka didominasi dengan warna putih dengan bentuk yang unik. Beratnya pun tergolong ringan yakni hanya 75 kg dengan menggunakan material carbon fiber.

Tim ini terdiri dari 7 mahasiswa Fakultas Teknik UI yakni Alfian Ibnu (T.Mesin 2013), Fatahillah Putra (T.Mesin 2012), Andre Widianto (T.Mesin 2013), Reisa Adityo (T.Mesin 2013), Andro Cohen (T.Mesin 2014), Jefri Alonso (T.Mesin 2013) dan Aldino Jazmi (T.Elektro 2012).

Tim mahasiswa UI yang menang SEM 2016 di Manila (dok. Humas UI)

Sementara itu, mobil Keris RVII karya tim lainnya yakni Tim Nakoela berhasil memenangkan kategori Prototype Gasoline dengan jarak tempuh 792 km/liter. Mobil ini memang lebih ringan dari milik Tim Sadewa yakni hanya 40 kg dengan material carbon fiber, honeycomb dan alumunium.

Sama seperti tim Sadewa, tim Nakoela juga terdiri dari 7 mahasiswa Fakultas Teknik UI yakni Diatri Mika (T.Metalurgi dan Material 2013), Willy Chandra (T.Mesin 2012), Wirangga Pradipta (T.Mesin 2013), Dhedhe Rodat (T.Mesin 2013), Musthada Murayid (Metalurgi dan Material 2013), Immanuel Santoclin (T.Mesin 2014) dan Guardio Orlando (T.Elektro 2014). Mereka tergabung dalam UI SupermileageVehicle (UI-SMV) yang merupakan perkumpulan otomotif bentukan mahasiswa UI lintas fakultas.  
Mobil karya Tim Nakoela (Foto: Humas UI)

Ketua Kontingen Willy Chandra mengaku bangga bisa membawa nama Indonesia mengalahkan 117 tim dari 17 negara. Kemenangan ini juga akan menjadi pemacu untuk terus berkarya.

"Keunggulan mobil hemat kami ada pada nilai aerodinamis yang sangat baik sehingga mampu mengurangi energi yang terbuang akibat gesekan-gesekan serta penerapan eco-driving yang tepat," ucap Willy dalam siaran pers Humas UI yang diterima detikcom, Selasa (8/3/2016).

Kompetisi ini dibuat untuk mencari kendaraan yang paling hemat energi. Pemenang lomba ini adalah kendaraan yang dapat bergerak jarak terjauh dengan bahan bakar paling sedikit. Selain UI, ada beberapa universitas dari Indonesia yang mengikuti perlombaan ini yakni Universitas Brawijaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret Solo dan Institut Teknologi Bandung. Sementara tim dari negara lain berasal dari di Asia, Timur Tengah dan Australia yang mengikuti kompetisi ini. (mnb/nrl)


Berita Terkait