Menu Labora di Sel Sama dengan Napi Lain: Telor, Daging, Ikan, Tempe

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 07 Mar 2016 19:58 WIB
Petugas LP Cipinang sedang memeriksa Labora Sitorus (Foto: Istimewa)
Jakarta - Mulai hari ini Labora Sitorus mengisi hari-harinya di LP Cipinang untuk menjalani hukuman 15 tahun dalam kasus illegal logging dan pencucian uang. Tak ada perlakuan istimewa pada mantan polisi berpangkat aiptu itu termasuk menu makan yang akan disantapnya.

"Kalau menu makanan sama yang biasa seperti telor, daging, ikan, tempe, sayur, cuma nanti kalau ada (makanan khusus) mungkin karena ada penyakit gula," kata Kepala Lapas Klas I Cipinang Edi Kurniadi di LP Cipinang, Jl Raya Bekasi Timur, Jakarta Timur, Senin (7/3/2016).

Edi mengatakan tak ada perlakuan istimewa pada Labora. Fasilitas dalam selnya juga tak berbeda dengan sel lainnya. Makanan yang disantapnya pun sama dengan napi lain. Jika ada perbedaan itu semata-mata karena dugaan penyakit diabetes yang diidap mantan perwira polisi itu.

Di LP Cipinang, Labora menempati sel khusus di blok isolasi. Dalam sel 1,5x4 meter itu ia akan tinggal sendiri. Penjagaan di blok itu pun lebih ketat dari blok lainnya. Selain itu, petugas akan memasang CCTV di blok isolasi yang berisi 12 kamar tersebut. Namun, tak ada CCTV dalam kamar setiap napi.

Untuk alasan keamanan, Labora masih belum bisa dikunjungi tamu termasuk oleh istrinya. "Belum boleh dikunjungi. Kalau istrinya, kita lihat nanti kepentingannya apa dulu. Kalau mau bawa apa nanti bisa dititipkan (pada petugas),"  ujar Edi.

Labora menjadi kado spesial untuk Edi yang hari ini baru memimpin LP Cipinang. Namun, ia mengaku tak ada instruksi khusus dari Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly terkait penahanan Labora di lapas pimpinannya.

"Instruksi Pak Menteri cuma hanya mengamankan saja," terangnya.

Selain dipenjar 15 tahun, harta Labora juga dirampas negara yaitu:

Kapal:

1. Sebuah kapal LCT EURO
2. Sebuah kapal Batamas Sentosa I 
3. Sebuah kapal LCT Rotua
4. Sebuah kapal Aman5. Sebuah kapal KLM Monang Jaya
6. Sebuah kapal Rosalina Indah
7. Sebuah kapal KM Rotua 2
8. Dua buah kapal dari kayu tanpa nama
9. Satu unit kapal penampung BBM dengan muatan maksimal 20 ton solar

Truk:
1. Enam truk toronto merek Hino
2. Dua truk merek Toyota Dyna
3. Sebuah truk tangki 

Alat berat:
1. Tiga unit flowmeter
2. Dua unit Alkon
3. Sebuah eksavator

Kayu:
1. Kayu olahan Merbau sebanyak 5 ribu batang
2. Kayu olahan sebanyak 700 ribu batang dari berbagai jenis kayu

BBM:
Solar 1 juta liter

Uang cash:
1. Uang cash Rp 15 juta
2. Uang hasil lelang Rp 6,4 miliar

Peralatan:
Delapan unit komputer

(mnb/nrl)