Gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 bertetapan dengan hari raya Nyepi. Pada hari itu tidak ada hampir tak ada aktivitas karena mayoritas penduduk Bali yang beragama Hindu akan menjalani Nyepi dengan berdiam di dalam rumah.
Namun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bali tetap akan mengadakan pengamatan gerhana matahari parsial dari atap gedung BMKG di Denpasar. Tapi pengamatan di Bali berbeda dengan di daerah lain. "Kami tidak membuat keramaian karena bertepatan dengan hari raya Nyepi," kata pemimpin pengamatan gerhana BMKG Bali Ardhianto.
Menurut Ardhianto, peralatan live streaming gerhana di Bali sudah sukses diuji coba. ""Sudah dicoba jaringannya lancar. Semua siap," ujarnya kepada detikcom.
Kualitas gambar gerhana matahari sebagian di Bali sangat bergantung pada cuaca yang hingga hari ini masih diprediksi cerah. "Kepastian (cuaca) masih menunggu besok," kata Ardhianto.
Bali akan mengalami gerhana matahari parsial dengan bulan menutupi surya sekitar 80 persen. Gerhana selama 2 jam 19 menit ini akan dimulai pada 07. 22 WITA.
Masyarakat Bali yang tidak merayakan Nyepi namun tetap ingin menyaksikan gerhana bisa melihatnya lewat live streaming di situs resmi BMKG. Siaran live streaming ini juga bisa ditonton di detikcom mulai pukul 06.30 WIB. "Kami sudah info ke gubernur untuk disampaikan ke masyarakat kalau mau melihat bisa lewat live streaming," kata Ardhianto.
(okt/okt)
![]() |
Menyaksikan gerhana matahari total dan parsial pada 9 Maret 2016? Kirim foto jepretan Anda ke ke redaksi@detik.com disertai nama dan nomor kontak atau ke pasangmata.com












































