Labora Sitorus, Rumah Kosong dan Penampilan Baru

Labora Sitorus, Rumah Kosong dan Penampilan Baru

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Senin, 07 Mar 2016 10:25 WIB
Labora Sitorus, Rumah Kosong dan Penampilan Baru
Foto: Istimewa/detikcom
Jakarta - Labora Sitorus bersembunyi di rumah kosong tanpa pengawalan 'pendukungnya'. Terpidana 15 tahun bui yang tampil dengan 'gaya baru' itu akhirnya menyerahkan diri, berikut 3 kisahnya:

Labora Sitorus sebelumnya melarikan diri saat hendak dipindahkan ke LP Cipinang. Labora izin keluar LP Sorong untuk berobat ke rumah sakit. Tetapi pada saat hendak dipindah ke LP Cipinang, Labora melarikan diri.

Ia ngumpet di rumah kosong di kawasan Boswessel, Sorong, Papua Barat, selama 3 hari dalam pelariannya itu. Mantan polisi berpangkat Aiptu itu tidak membawa bekal dan tidak ada pula pengawalan 'istimewa' dari pendukungnya seperti ketika dia kabur dari LP Sorong dulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pria yang selalu berdalih sakit dan izin berobat saat ditahan itu kini bertubuh gempal. Rambutnya juga telah dibabat habis alias plontos. Pemilik 'rekening gendut' itu memutuskan menyerahkan diri setelah dikepung 120 personel tim gabungan dari Polda Papua Barat pada pukul 03.00 WIT dini hari tadi.


Berikut detik-detik Labora menyerahkan diri:

1. Sendirian di Rumah Kosong

Foto: Dok. Istimewa
Selama 3 hari melarikan diri, Labora Sitorus bersembunyi di sebuah rumah kosong di Boswessel, Sorong, Papua Barat.

"Dia lari ke salah satu rumah kosong di daerah Boswessel, Kota Sorong. Dia di situ terus sampai menyerahkan diri," ujar Kapolda Papua Barat Brigjen Royke Lumowa kepada detikcom, Senin (7/3/2016).

Royke mengatakan, selama pelariannya itu, mantan polisi berpangkat terakhir Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu tidak ada yang 'mengawalnya'. "Pengakuannya dia sendirian sampai menyerahkan diri itu," ucap mantan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini.

Tidak ada perbekalan yang dibawa Labora saat melarikan diri. Karena terdesak dengan kepungan polisi, Labora pun akhirnya menyerahkan diri ke Polres Sorong pada pukul 03.00 WIT dini hari tadi.

2. Tubuh Gempal dan Kepala Plontos

Foto: Istimewa/detikcom
Labora Sitorus, terpidana kasus pencucian uang, langsung diperiksa di Polres Sorong setelah menyerahkan diri.

"Yang bersangkutan masih diperiksa di Polres Sorong," ujar Kapolda Papua Brigjen Pol Royke Lumowa kepada detikcom, Senin (7/3/2016).

Dari foto yang diperoleh detikcom, polisi berpangkat terakhir Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu tampak sehat. Badannya gempal.

Saat diperiksa, Labora mengenakan kaos berkerah warna biru dan celana panjang abu-abu. Di kedua tangan pria berkepala plontos itu melingkar sebuah borgol.

Saat diperiksa di depan penyidik, Labora dikawal tiga orang penyidik. Ia tampak tenang saat diperiksa.

3. Miras dan Pistol di 'Markas'

Foto: Dok. Kementerian Hukum dan HAM
Polres Sorong 'menyergap' markas Labora Sitorus di Tampa Garam, Sorong, Papua Barat. Di lokasi, polisi menemukan sejumlah minuman keras hingga airsoft gun.

"Ternyata di dalam 'markasnya' ditemukan minuman keras ilegal (cap tikus) 7 drum besar. Juga ditemukan 2 pucuk pistol airsoft gun, belum lagi kayunya," jelas Kapolda Papua Barat Brigjen Royke Lumowa kepada detikcom, Minggu (6/3/2016).

Royke mengatakan, pihaknya menemukan barang bukti tersebut saat melakukan pencarian bekas polisi berpangkat Aiptu itu ke sejumlah tempat persembunyiannya.

Royke menyayangkan Labora malah kabur sebelum dipindahkan ke LP Cipinang. Labora sebelumnya sempat izin keluar LP Sorong dengan alasan sakit. Namun saat dijemput ke rumahnya untuk dipindah ke LP Cipinang, terpidana kasus pencucian uang 15 tahun itu kabur. "Dia lari malah tambah berat kasusnya," ucap Royke.

Jejak Labora sampai saat ini belum terendus. Aparat polisi mengerahkan personel untuk mengejar Labora ke sejumlah tempat yang mungkin menjadi tempat persembunyiannya.
Halaman 2 dari 4
(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads