Labora Sitorus sebelumnya melarikan diri saat hendak dipindahkan ke LP Cipinang. Labora izin keluar LP Sorong untuk berobat ke rumah sakit. Tetapi pada saat hendak dipindah ke LP Cipinang, Labora melarikan diri.
Ia ngumpet di rumah kosong di kawasan Boswessel, Sorong, Papua Barat, selama 3 hari dalam pelariannya itu. Mantan polisi berpangkat Aiptu itu tidak membawa bekal dan tidak ada pula pengawalan 'istimewa' dari pendukungnya seperti ketika dia kabur dari LP Sorong dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut detik-detik Labora menyerahkan diri:
1. Sendirian di Rumah Kosong
|
Foto: Dok. Istimewa
|
"Dia lari ke salah satu rumah kosong di daerah Boswessel, Kota Sorong. Dia di situ terus sampai menyerahkan diri," ujar Kapolda Papua Barat Brigjen Royke Lumowa kepada detikcom, Senin (7/3/2016).
Royke mengatakan, selama pelariannya itu, mantan polisi berpangkat terakhir Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu tidak ada yang 'mengawalnya'. "Pengakuannya dia sendirian sampai menyerahkan diri itu," ucap mantan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya ini.
Tidak ada perbekalan yang dibawa Labora saat melarikan diri. Karena terdesak dengan kepungan polisi, Labora pun akhirnya menyerahkan diri ke Polres Sorong pada pukul 03.00 WIT dini hari tadi.
2. Tubuh Gempal dan Kepala Plontos
|
Foto: Istimewa/detikcom
|
"Yang bersangkutan masih diperiksa di Polres Sorong," ujar Kapolda Papua Brigjen Pol Royke Lumowa kepada detikcom, Senin (7/3/2016).
Dari foto yang diperoleh detikcom, polisi berpangkat terakhir Ajun Inspektur Satu (Aiptu) itu tampak sehat. Badannya gempal.
Saat diperiksa, Labora mengenakan kaos berkerah warna biru dan celana panjang abu-abu. Di kedua tangan pria berkepala plontos itu melingkar sebuah borgol.
Saat diperiksa di depan penyidik, Labora dikawal tiga orang penyidik. Ia tampak tenang saat diperiksa.
3. Miras dan Pistol di 'Markas'
|
Foto: Dok. Kementerian Hukum dan HAM
|
"Ternyata di dalam 'markasnya' ditemukan minuman keras ilegal (cap tikus) 7 drum besar. Juga ditemukan 2 pucuk pistol airsoft gun, belum lagi kayunya," jelas Kapolda Papua Barat Brigjen Royke Lumowa kepada detikcom, Minggu (6/3/2016).
Royke mengatakan, pihaknya menemukan barang bukti tersebut saat melakukan pencarian bekas polisi berpangkat Aiptu itu ke sejumlah tempat persembunyiannya.
Royke menyayangkan Labora malah kabur sebelum dipindahkan ke LP Cipinang. Labora sebelumnya sempat izin keluar LP Sorong dengan alasan sakit. Namun saat dijemput ke rumahnya untuk dipindah ke LP Cipinang, terpidana kasus pencucian uang 15 tahun itu kabur. "Dia lari malah tambah berat kasusnya," ucap Royke.
Jejak Labora sampai saat ini belum terendus. Aparat polisi mengerahkan personel untuk mengejar Labora ke sejumlah tempat yang mungkin menjadi tempat persembunyiannya.
Halaman 2 dari 4











































