"Dihasilkan dua dokumen, resolusi dan Deklarasi Jakarta. Resolusi isinya (mencakup) prinsip-prinsip dasar dan political call. Kedua, deklarasi KTT yang berisi hal-hal konkret," ujar Retno usai memimpin pertemuan antar menteri di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (6/3/2016).
"Besok saya laporkan kepada summit mengenai hasil pertemuan tingkat menteri hari ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bisa saya sampaikan dari isi draf terlihat jelas solidaritas dari OKI untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Kalau ada masukan lebih kepada upaya masukan untuk 2 dokumen tersebut," terang mantan Dubes Indonesia untuk Belanda ini.
Dari data yang diperoleh, pertemuan tingkat menteri hari ini dihadiri oleh 605 delegasi dari 57 negara dan di-cover 500 wartawan. KTT LB OKI ke-5 sendiri akan dibuka secara resmi pada pukul 08.30 WIB, Senin (7/3) esok.
Rencananya, konferensi esok dibuka oleh Perdana Menteri Mesir selaku Ketua KTT OKI ke-12. Setelah itu dilanjutkan dengan sambutan dari Presiden Joko Widodo dan Sekjen OKI.
Berdasarkan agenda sementara, Presiden Jokowi dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Mahmoud Abbas dan Pangeran Yordania Prince El Hassan Bin Talal. Kemudian di malam harinya, presiden akan menjamu para delegasi yang hadir di KTT LB OKI ke-5.
(aws/dhn)











































