Berdasarkan informasi yang dihimpun, 2 korban menggelar pesta miras bersama Deni Ismail alias Caleg (35) dan Sopandi alias Ucok selama 2 hari, Rabu dan Kamis, 2-3 Maret 20016. Keempatnya merupakan anggota ormas.
Usai pesta miras, Jumat (4/3), Gofur mengalami sakit di bagian dada dengan gejala sesak nafas dan suhu tubuh yang panas. Pihak keluarga termasuk Widek mengantarkan Gofur ke RSUD Ciereng. Namun nahas pada Sabtu (5/3/2016) sekira pukul 01.30 WIB nyawa Gofur tak bisa terselamatkan.
Sekira satu jam menerima kabar duka tersebut, Widek yang semula baik-baik saja pun tiba-tiba mengalami gejala yang serupa dengan Gofur. Dan tak lama kemudian Widek pun meninggal dunia sekira pukul 02.15 WIB.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan kejadian tersebut. "Korban anggota ormas. Dua korban tadi pagi sudah dimakamkan di TPU Caringin tak jauh dari rumahnya," jelas Pudjo pada detikcom, Sabtu (5/3/2016).
Menurut Pudjo selain Widek dan Gofur, dua orang temannya yang ikut pesta miras yakni Caleg dan Ucok sempat merasakan gejala sesak nafas dan suhu tubuh meningkat pada Sabtu pagi. Namun keduanya telah dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter.
"Dari hasil pemeriksaan para korban ini menenggak miras jenis gembling dicampur dengan minuman berenergi," bebernya.
Saat ini, anggota dari Polres Subang masih memintai keterangan kedua orang yang selamat untuk dilakukan pendataan untuk mengantisipasi adanya korban lain yang ikut saat pesta miras tersebut. (trw/trw)











































