"Pemerintah dan rakyat Republik Indonesia menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Thanat Khoman," demikian pernyataan dari Kemlu RI dalam situs resminya, Sabtu (5/3/2016).
"Doa dan simpati kami menyertai keluarga, kerabat serta kolega Beliau agar selalu diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadap suasana duka pada saat ini," imbuh pernyataan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khoman merupakan pemimpin yang memberikan kontribusi dan jasa berharga dalam mempromosikan rekonsiliasi regional dan kerjasama kawasan di Asia Tenggara. Dia menjadi bagian dari sejarah salah satu pendiri ASEAN, bersama dengan mantan Menlu Indonesia Adam Malik, mantan Menlu Filipina Narsisco Ramos, mantan Menlu Malaysia Tun Abdul Razak, dan mantan Menlu Singapura S Rajaratnam.
Dengan wafatnya Khoman, ASEAN tidak lagi memiliki 'founding father' yang dapat menyaksikan langsung berbagai perkembangan dan capaian kerja sama ASEAN di masa mendatang. (nwy/trw)











































