Ini Penjelasan ASDP Banyuwangi Soal Simpang Siur Manifes Kapal Rafelia II

Ini Penjelasan ASDP Banyuwangi Soal Simpang Siur Manifes Kapal Rafelia II

Ardian Fanani - detikNews
Sabtu, 05 Mar 2016 03:13 WIB
Ini Penjelasan ASDP Banyuwangi Soal Simpang Siur Manifes Kapal Rafelia II
Foto: Putri Akmal/detikcom
Banyuwangi - Simpang siurnya manifes penumpang kapal Rafelia II milik PT Dharma Bahari Utama yang tenggelam di Selat Bali, diakibatkan tak terdatanya jumlah penumpang yang masuk ke kapal. PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) menyebut jumlah penumpang tak didata.

"Kami tidak mendata nama dan jumlah penumpang. Tapi hanya jumlah kendaraan yang ikut dalam kapal," ujar GM ASDP Indonesia Ferry, Yusuf Hadi, kepada detikcom, Jumat (4/3/2016) malam.

Menurutnya, yang berhak melakukan pemeriksaan dan mendata penumpang kapal sebelum diberangkatkan adalah Syahbandar. Namun saat ini Syahbandar tidak hadir dalam press rilis yang digelar di aula ASDP bersama Pemkab dan Polres Banyuwangi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang memiliki wewenang itu Syahbandar, kami belum mengetahui data yang ada. Kami dibantu oleh pihak kepolisian dan TNI mendata orang yang selamat," tambahnya.

Data yang dihimpun oleh ASDP Ketapang, Banyuwangi, jumlah manifes penumpang kapal total 80 orang. Terdiri dari 14 orang anak buah kapal (ABK) dan 66 penumpang. Dari manifest tersebut 76 orang selamat dan 4 orang hilang.

ย saat ini ada 4 yang hilang masih kita cari baik di darat maupun dilaut," ujar Kapolres Banyuwangi, AKBP Bastoni Purnama kepada detikcom, Jumat (4/3/2016).

Untuk saat ini, tambah Kapolres Bastoni, total jumlah penumpang yang selamat baik yang berada di ASDP dan RS Islam Banyuwangi sebanyak 76 orang.

"Rinciannya, 14 ABK dan sisanya penumpang. Yang hilang ada 2 ABK dan 2 penumpang," tambahnya.

Sementara itu, pihak syahbandar masih belum bisa dikonfirmasi.

(miq/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads