Hari ini, Jumat (4/3/2016) ada ratusan polisi dan TNI yang bersama petugas Lapas hendak menjemput Labora. Tapi apa yang terjadi, Labora yang sebelumnya izin ke rumah sakit ternyata tidak ada di tempat.
Menurut Kapolres Sorong AKBP Karimudin Ritonga saat dihubungi detikcom, Jumat (4/3/2015), pihaknya masih melakukan pengejaran. Diduga Labora masih berada di Sorong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jejak Labora memang panjang. Meski sudah diputuskan bersalah, ia tak langsung ditahan. Labora akhirnya berhasil dieksekusi ke LP Sorong pada 20 Februari 2015 atas putusan hukuman MA yang menguatkan putusan sebelumnya hukuman 15 tahun penjara.
Namun ternyata pada 21 Oktober 2015 lalu, Labora keluar dari Lapas dengan alasan terapi dan ia bahkan sempat kembali ke rumahnya. MA juga memutuskan merampas seluruh harta Labora yang dijadikan barang bukti mulai dari benda bergerak, sampai benda tidak bergerak. Dari uang tunai sampai beberapa kapal.
Geram karena Labora kerap 'kabur-kaburan', Menkum Yasonna Laoly pun lalu memilih untuk memindahkan Labora supaya mudah diawasi. Ia mengaku jengkel dengan ulah bandel Labora.
"Dia sudah masuk RS, sudah 2 kali masuk tapi keluar lagi. Jadi ini memang bandel," ucap Yasonna di kantornya, Selasa (24/11/2015) malam. (idh/dra)











































