Ketua MPR Tegaskan Tes Urine Anggota MPR Tidak Buang-buang Anggaran!

Ketua MPR Tegaskan Tes Urine Anggota MPR Tidak Buang-buang Anggaran!

Elza Astari Retaduari - detikNews
Jumat, 04 Mar 2016 13:50 WIB
Ketua MPR Tegaskan Tes Urine Anggota MPR Tidak Buang-buang Anggaran!
Foto: dok. MPR
Jakarta - Ketua DPR Ade Komarudin enggan menggelar tes urine narkoba karena dianggap buang-buang anggaran. Berbeda pendapat, Ketua MPR Zulkifli Hasan pun siap menyelenggarakan tes urine untuk jajarannya.

"Tidak, tidak (buang anggaran). Tapi tujuannya tadi MPR sebagai lembaga negara, wakil rakyat dalam mendukung bersih-bersih bahwa narkoba sangat bahaya melalui tes urine sebagai langkah pencegahan," ungkap Zulkifli.

Hal tersebut disampaikannya usai berkunjung ke Kantor BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (4/3/2016). Dengan melakukan tes urine untuk anggota MPR, kata Zulkifli, itu akan memberi contoh kepada masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memberikan pendidikan pada publik bahwa ini barang haram dan berbahaya, bisa merusak kehidupan kita. MPR dan DPR itu kan lembaga mewakili rakyat. Saya kira mempolopori tes urine dalam arti nyata untuk mempelopori gerakan pencegahan," ucapnya.

"Bahwa itu narkoba sangat bahaya. Tidak hanya tes semata-mata hanya Rp 100 ribu tetap syiarnya. Dan terbukti memang tidak ada yang terlewatkan. DPR apa tidak ada yang kena? Banyak. TNI ada, Polri ada, Sipil banyak. Semua pihak," sambung Zulkifli.

Ia pun menyebut tes urine akan segera dilakukan di MPR. Sayangnya Zulkifli belum memberi informasi kapan tepatnya tes urine dilakukan. Untuk diketahui, baru Fraksi PKS saja yang menyelenggarakan tes urine di lingkup parlemen dengan melibatkan BNN.

"Kalau kita kan kapan saja. Secepatnya," kata Ketua Umum PAN itu.

Zulkifli juga menampik isu pencitraan dengan rencana tes urine ini. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk pemberantasan narkoba di mana sebagai wakil rakyat, MPR dan DPR harus mempeloporinya.

"Ini bukan soal gagah-gagahan tetapi memberikan pendidikan pada publik bahwa ini harus kita lawan bersama-sama," tukas Zulkifli.

Sebelumnya Ketua DPR Ade Komarudin menyatakan tes urine tidak perlu dilakukan. Sebab menurut pria yang akrab disapa Akom itu, tes urine itu buang-buang anggaran negara.

"Jangan melebih-lebihkan masalah. Kalau semua yang tidak diduga dites urine untuk apa? Buang-buang uang negara, yang keluar kan bukan uang pribadi. Jangan sampai anggaran negara jadi keluar," ujar Akom, Selasa (1/3). (elz/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads