"Saat kita bicara Palestina dan Israel, maka ada 6 isu yang kita bahas," kata Retno di Kantor Kemlu, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (4/3/2016).
Menlu Retno menjelaskan, KTT Luar Biasa ini akan menghasilkan deklarasi terkait langkah konkret yang akan dilakukan anggota OKI menyikapi isu Palestina. Mengingat saat ini isu Palestina sudah mulai tidak menjadi perhatian dunia. 6 Isu tersebut yakni perbatasan, pengungsi, status kota Jerusalem, pemukiman ilegal, kemanan dan air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Retno, Palestina merasa beragam cara diplomasi yang dilakukan selama ini dalam menghadapi konflik dengan Israel masih belum memberikan keadilan. Palestina berharap, deklarasi dan resolusi pasca KTT OKI Luar Biasa ini akan menjadi solusi yang adil dan bijaksana.
"Memang proses perdamaian ini lama sekali. Tapi kita bisa bayangkan, tanpa perundingan-perundingan seperti ini apakah mungkin Palestina diakui oleh 73 negara? Saya rasa kok tidak," ujar Retno.
Retno mengatakan, dengan dibahasnya isu Palestina dalam KTT OKI, maka Palestina akan kembali mencuat jadi isu internasional. "Dengan adanya KTT luar biasa ini, kita mengembalikan isu Palestina kembali ke dunia," tutup Retno.
(kff/rvk)











































