Harapan Gubernur Ganjar ke Sariman, Pencipta Alat Berat Mini dari Barang Bekas

Harapan Gubernur Ganjar ke Sariman, Pencipta Alat Berat Mini dari Barang Bekas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 03 Mar 2016 18:35 WIB
Harapan Gubernur Ganjar ke Sariman, Pencipta Alat Berat Mini dari Barang Bekas
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Cilacap - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendatangi pria lulusan SD yang berhasil menciptakan mesin roller mini atau slender dari barang bekas. Ganjar tidak mau pria bernama Sariman (37) itu mengalami nasib yang sama dengan Kusrin, perakit TV asal Karanganyar yang harus berurusan dengan penegak hukum karena produk yang belum ber-SNI.

Ganjar datang langsung ke bengkel Sariman di Dusun Sidasari RT 05 RW 01, Desa Tambaksari, Kecamatan Kedungreja, Cilacap Jawa Tengah. Ia melihat alat yang dikenal orang Jawa dengan sebutan "Jogjig" itu.

Foto: Angling AP/detikcom

"Kok kepikiran bikin kayak gini?" tanya Ganjar dengan bahasa Jawa ngapak, Kamis (3/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca: Kreatif! Pria Lulusan SD Asal Cilacap Ini Ciptakan Alat Berat Mini

"Saya punya mimpi punya alat berat murah, untuk rakyat kecil. Kalau di dusun ada yang punya enak, saya juga pingin bikin backhoe," jawab Sariman.

Pria empat anak itu kemudian menerangkan bahan-bahan bekas apa saja yang digunakan untuk membuat alat kreasinya. Bahkan ia mengatakan sudah ada orang yang berniat membuat alatnya seharga Rp 25 juta.

"Ada yang mau beli Rp 25 juta. Tapi saya belum mau, ini buat jimat dulu, pertanda jalan dari Allah," ujar Sariman.

Foto: Angling AP/detikcom

Ganjar melihat potensi dari karya Sariman itu. Ia pun membantu Sariman agar segera mengurus SNI dan memperhatikan langkah-langkah produksi agar kasus Kusrin tidak terulang lagi.

"Bisa ke Dinas perindustrian, agar tidak seperti Kusrin. Masyarakat  Jateng yang kreatif punya pikiran maju kalau mau berkreasi tidak melanggar hukum. Kalau butuh pembiayaan tidak apa-apa," tegas Ganjar.

Meski demikian Sariman mengaku tidak mengerti bagaimana prosedur agar karyanya mendapat izin diproduksi massal. Ganjar kemudian memanggil pihak Dinas Perindustrian setempat dan juga Kepala Kecamatan agar membina Sariman.

"Produk bagus. Menuju SNI biar enggak kayak Kusrin. Bisa kita dorong ke Menteri Perindustrian, Menristek atau kerjasama dengan BUMN, bisa CSR, apakah mereka mau ini buat ini lagi," terang Ganjar.

"Saya tidak tahu yang seperti itu," kata Sariman.

Baca: Kusrin, Perakit TV Lulusan SD Akhirnya Dapat Sertifikat SNI

"Ya makanya ini dikasih tahu. Ini ada bu Reni, kepala dinas perindustrian," jawab Ganjar sambil memperkenalkan Reni ke Sariman.

Foto: Angling AP/detikcom

Diketahui, Sariman mulai banyak dikenal setelah melakukan uji coba slender buatannya pertengahan bulan Februari. Ia terus memperbaiki kekurangan-kekurangan pada alatnya termasuk melengkapi spion.

"Ini belum ada rem, tapi pakai kopling bisa. Yang bisa naik baru saya," kata pria lugu itu. (alg/trw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads