GM Telkom: Kabel Kami Jalurnya di Jl Sabang, Bukan di Jl Merdeka Selatan

Misteri Sampah Bungkus Kabel

GM Telkom: Kabel Kami Jalurnya di Jl Sabang, Bukan di Jl Merdeka Selatan

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Kamis, 03 Mar 2016 18:15 WIB
GM Telkom: Kabel Kami Jalurnya di Jl Sabang, Bukan di Jl Merdeka Selatan
GM Telkom Jakpus Dwi mengenakan baju biru (Foto: Aditya Fajar Indrawan)
Jakarta - GM Telkom Wilayah Jakarta Pusat Dwi Pratomo Juniarto memastikan sampah bungkus kabel yang ditemukan di gorong-gorong Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, bukan milik perusahaannya. Sebab kabel milik Telkom jalurnya di Jl Sabang putar Jl MH Thamrin.

"Jalur kabel kita adanya dari sana (menunjuk ke arah Jalan Sabang). Kalau ke sana (menunjuk arah Jl Medan Merdeka Selatan menuju Budi Kemuliaan) nggak ada," ujar Dwi kepada wartawan di Bundaran Patung Kuda, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016). Dwi datang untuk menunjukkan kabel yang dimiliki PT Telkom dan membandingkannya dengan sampah kabel yang ditemukan Dinas Tata Air.

Selain jalur Sabang-Thamrin, jalur kabel bawah tanah Telkom juga terpasang di dekat Istana lalu putar di Jl Pejambon. "Di sini (Jl Medan Merdeka Selatan) tidak ada," tegasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabel yang dimiliki Telkom berukuran 4 cm, 7 cm dan 8 cm. Sedangkan limbah yang ditemukan di got merupakan pelapis untuk kabel berukuran 2,5 cm, 3 cm, 4 cm dan 5 cm.

"Kami langsung bergerak ketika ada berita kemarin. Kami bandingkan dengan kabel yang saat ini kami gunakan. Dan itu (bungkus kabel di got) bukan kabel yang kami gunakan," tuturnya.

Dwi menunjukkan kabel milik Telkom (Adit/detikcom)

Dwi juga menyatakan infrastruktur jaringan Telkom tidak melewati saluran air. "Kami keluar dari ductingย  Telkom, bukan dari saluran air. Kami punya jalur sendiri," kata Dwi sambil menunjuk arah ke Jl Sabang).

Sampah bungkus kabel ditemukan sejak 24 Februari 2016. Hari ini ditemukan 2 truk sampah bungkus kabel sehingga total jumlah yang diangkut pasukan biru Dinas Tata Air sebanyak 17 truk sejak Rabu 24 Februari.



(nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads