Temui Pakde Karwo, Wagub DKI Djarot Jajaki Kerjasama di Bidang Pangan

Temui Pakde Karwo, Wagub DKI Djarot Jajaki Kerjasama di Bidang Pangan

Rois Jajeli - detikNews
Kamis, 03 Mar 2016 18:08 WIB
Temui Pakde Karwo, Wagub DKI Djarot Jajaki Kerjasama di Bidang Pangan
Foto: Rois Jajeli
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menemui Gubernur Jawa Timur Soekarwo di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. Pertemuan itu untuk penjajakan rencana kerjasama di bidang pangan.

"Jakarta bukan wilayah produsen pangan. Produsen untuk pangan yang nomor satu adalah Jawa Timur," kata Djarot kepada wartawan usai pertemuan antara rombongan Wagub DKI dengan Gubernur Jatim di Grahadi, Kamis (3/3/2016).

"Makanya kita jajaki dan akan kita tindaklanjuti untuk stabilisasi harga pangan," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Stablisasi harga pangan kata Djarot seperti, harga daging, beras, telur, gula dan kebutuhan barang pokok lainnya, yang dianggap diperlukan Jakarta.

"Tujuannya bikin inflasi yang kenaikan harga sangat tinggi," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, juga akan dibahas rencana kerjasama membuat jaringan transportasi untuk memotong mata rantai biaya perjalanan angkutan barang.

"Kita akan bikin jaringan, untuk memotong mata rantai distribusi barang supaya memangkas biasa transportasi," ujarnya.

Ia mengakui, mata rantai kepada distributor ini banyak dinikmati para makelar. Katanya, pemerintah DKI Jakarta akan mengintervensi pasar, untuk menekan harga dan tidak merugikan produsen maupun konsumen.

"Untuk memotong mata rantai ini kami akan kerjasama dengan PT KAI untuk jalur distribusi dari Jawa Timur bisa langsung ke Jakarta dengan menggunakan double track. Sehingga kita bisa mensubsidi transportasinya," paparnya.

"Dengan cara seperti itu, harga pangan bisa ditekan, karena biaya angkut kita subsidi. Dengan biaya angkut menggunakan kereta, itu akan memperkecil cost transportasi. Kalau menggunakan truk gede-gede, kan costnya tinggi. Belum tarikan-tarikan di jalan. Ini termasuk menyelematkan jalan utama kita," jelasnya.

Mantan Wali Kota Blitar ini menambahkan, secepatnya pihaknya akan membuat daftar urutan kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di DKI Jakarta.

"Katanya Pakde (Gubernur Jatim), di sini semuanya surplus, kecuali kedelai. Yang lainnya surplus termasuk bawang, sayur-sayuran," katanya.

"Artinya apa. Kita percaya mampu memenuhi kebutuhan kita dari pasar dalam negeri dan bisa mengurangi impor-impor itu," tandasnya.

(roi/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads