Gantikan Junimart di MKD, Politikus PDIP Bicara Soal Kasus Masinton

Gantikan Junimart di MKD, Politikus PDIP Bicara Soal Kasus Masinton

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 03 Mar 2016 14:55 WIB
Gantikan Junimart di MKD, Politikus PDIP Bicara Soal Kasus Masinton
Hamka Haq. Foto: Indah Mutiara Kami
Jakarta - PDIP mencopot Junimart Girsang dari posisinya sebagai Wakil Ketua MKD dan menggantinya dengan Hamka Haq. Hamka pun berjanji tidak akan membela kader partainya yang terbukti salah.

"Kalau ada kader partai kita yang salah, sepanjang kesalahannya itu terbukti dan melanggar etik, ya kenapa harus dibela?" kata Hamka di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/3/2016).

Tetapi bila masih ada peluang kader tersebut belum terbukti bersalah, menurut Hamka, berarti masih ada peluang untuk dibela. Dia menyebutnya sebagai masalah yang abu-abu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau masih abu-abu, belum jelas kesalahannya, berpeluang kita bela, ya kita bela karena itu kader kita. Dibela partai tentu juga DPR juga bangga anggotanya tidak terlalu banyak terlibat kejahatan," ungkap anggota Komisi VIII ini.

Salah satu contoh kasus abu-abu yang dia maksud adalah soal kasus anggota F-PDIP Masinton Pasaribu dan stafnya Dita Aditia. Dia menyinggung soal status kader partai Dita dan dua versi dugaan penganiayaan.

"Ada kontroversi yang satu dipukul, yang lain terhempas cincin. Itu perlu diperjelas," ujar Hamka.

Dia mengaku akan banyak belajar di posisi barunya nanti. Hamka juga memegang nasihat Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam menjalankan tugasnya.

"Ibu ketum kami katakan kalau korupsi dan terbukti, kalau narkoba terbukti, tidak ada ampun," tegas Hamka.

Sebelumnya, Junimart mengaku sudah mengajukan pengunduran diri dari MKD sejak 2 pekan laku karena tidak enak selalu mengadili teman. Fraksi PDIP menyebut penggantian ini sebagai proses penyegaran.

(imk/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads