Menurut Isped, warga Dusun di Ilir, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, gempa terjadi ketika dirinya mengikuti baca doa dan yasinan di rumah tetangganya.
"Gempanya kuat, kami berhamburan keluar. Gempa terjadi saat kami sedang yasinan ada yang meninggal. Tiba-tiba gempa datang dan kami pun berlarian keluar," ungkap Isped saat ditemui di lokasi, Rabu (2/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga takut ditimpa reruntuhan rumah warga berlarian meyelamatkan diri," tambah Isped.
Sampai saat ini, belum ada informasi tentang korban dan kerugian yang disebabkan oleh gempa yang terjadi di Kerinci dan Sungai Penuh.
Daerah Kerinci dan Sungai Penuh sering dilanda gempa bumi. Beberapa kali daerah ini hancur akibat gempa bumi.
(rvk/rvk)











































