"Tadi siang sudah diambil sampel darah dan rambutnya untuk dicek apakah ada mengkonsumsi narkotika atau tidak," ujar Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak kepada detikcom, Rabu (2/3/2106).
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dari darah sama rambut kan ketahuan, meskipun seseorang yang menggunakan narkoba sudah lama terus enggak pakai narkoba selama sebulan lebih misalnya, itu ketahuan," jelasnya.
Ia menambahkan, sampel darah dan rambut Ivan Haz ini nantinya dikirim ke Labfor Mabes Polri. "Hasilnya kalau cepat bisa 2-3 hari keluar," imbuhnya.
Sebelumnya, pihak Dokkes Polda Metro Jaya juga sudah mengambil sampel urine Ivan Haz. Tetapi, dari pemeriksaan sampel urine itu hasilnya negatif.
"Kalau urine kan cepat hilang, sehingga tidak bisa terdeteksi," tambahnya.
Lebih jauh, Musyafak mengatakan, pengambilan sampel darah dan rambut Ivan Haz ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. Sebelumnya, nama Ivan Haz disebut-sebut sebagai pengguna narkotika ketika pihak Kostrad melakukan operasi di Perum Kostrad beberapa waktu lalu. Sejumlah oknum TNI dinyatakan positif narkotika. (idh/rvk)












































