Presiden Akan Evaluasi Menteri yang Bikin Gaduh, Berujung Reshuffle?

Presiden Akan Evaluasi Menteri yang Bikin Gaduh, Berujung Reshuffle?

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Rabu, 02 Mar 2016 13:11 WIB
Presiden Akan Evaluasi Menteri yang Bikin Gaduh, Berujung Reshuffle?
Reshuffle jilid II (Foto: Ilustrasi: Fuad Hasim)
Jakarta - Presiden Joko Widodo akan melakukan evaluasi terhadap para menteri yang belakangan berseteru di ruang publik dan membuat gaduh. Para menteri yang berseteru akan dipanggil. Akankah berujung reshuffle?

"Presiden akan melakukan evaluasi terkait kinerja menteri. Evaluasi tentu dilakukan tidak dalam satu titik dan waktu tertentu tapi sepanjang kinerja menteri itu," kata Jubir Presiden, Johan Budi di kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (2/3/2016).

Dalam waktu dekat, Jokowi akan memanggil para menterinya yang berseteru. Presiden akan meminta klarifikasi penyebab perseteruan yang kini menjadi konsumsi publik itu.

"Tentu ini masukan yang sangat kuat buat presiden untuk kemudian salah satunya adalah meminta penjelasan kepada menteri-menteri terkait yang beberapa waktu yang lalu sudah disampaikan ke presiden untuk tidak bersilang pendapat di ranah publik," jelas Johan.

"Presiden punya cara, saya tidak tahu, tapi punya cara untuk menyelesaikan silang pendapat di ranah publik para pembantunya ini. Paling tidak tadi disampaikan akan dimintai penjelasan, beberapa menteri yang bersilang pendapat secara terbuka ini tidak etis, tidak elok," tuturnya.

Presiden memandang, perseteruan yang terjadi antara menteri sudah kontraproduktif, apalagi ada beberapa menteri yang sudah sampai 'menyerang' secara personal. Perseteruan para menteri dipandang bisa mengganggu kinerja kabinet.

"Ini bisa menganggu apa yang selama ini ditekankan presiden yakni kerja, kerja, kerja. Jangan malah bersilang pendapat di ranah publik yang kemudian tidak punya dampak yang  baik dalam kaitan kinerja kabinet secara keseluruhan," tegas Johan.

Lalu, akankah evaluasi menteri yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini akan berujung ke reshuffle jilid II?

"Kalau itu (reshuffle), saya tidak punya kemampuan untuk menjawab," jawab Johan.

Beberapa waktu ini memang jelas terlihat beberapa menteri saling bersilang pendapat. Bahkan, ada juga menteri yang berseteru di ruang publik lewat media sosial.

(Baca juga: Johan Budi: Ada Menteri yang Mendahului dan Mengatasnamakan Presiden)

Salah satu yang diperhatikan presiden adalah adanya menteri yang mengomentari kinerja salah satu BUMN, padahal menteri yang bersangkutan lingkung kerjanya tidak mengurusi BUMN. (Hbb/hri)


Berita Terkait