Seperti pemindahan enam teroris beberapa waktu lalu, pengawalan ketat dilakukan oleh petugas bersenjata laras panjang. Kedua terduga teroris itu adalah S (25), warga Batua Raya LR Mekanis, Kelurahan Palopo, Makasar dan KW (43), warga Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kabupaten Madiun, dinaikkan bus mini yang sudah disiapkan.
Mereka ditangkap di area makam Eyang Setuhu di Dusun Keramat, Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho (Foto: M Aminudin/detikcom) |
Tangan S dan KW diborgol dan mata ditutup lakban. "Terduga dipindahkan ke Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta," jelas Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho kepada wartawan usai pemindahan di Mako Brimobda Ampeldento Jalan Raya Ampeldento, Selasa (2/3/2016).
Tidak banyak dikatakan Kapolres, hanya saja dikatakan keduanya sudah diintai selama sepekan. "Sudah diintai sebelumnya, mereka masih satu jaringan dengan yang di Karangploso kemarin," urainya.
Ditambahkan, penanganan kedua terduga teroris langsung dilakukan Mabes Polri. Karena itu, pihaknya tidak dapat memberikan penjelasan lebih gamblang. "Yang tangani Densus," tambahnya.
(fat/trw)












































Kapolres Malang AKBP Yudo Nugroho (Foto: M Aminudin/detikcom)