Sedianya rapat pleno untuk memutuskan penyelenggaraan munas akan digelar hari ini, Rabu (2/3/2016), setelah sebelumnya sempat ditunda karena Ketum Golkar Aburizal Bakrie (Ical) tak enak badan. Politikus Golkar Yorrys Raweyai menyatakan masih perlu ada pembahasan ulang mengenai pelaksanaan munas.
"Kan dalam rapat-rapat yang disepakati dengan Pak JK kemarin, sampai dengan tanggal 18 Desember 2015 keputusannya menunggu keputusan hukum selesai. Namun sambil menunggu itu proses-proses politik termasuk soal pilkada tetap dilakukan," ujar Yorrys saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (2/3/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang mau kita bicarakan ada 2 keputusan, munas tetap akan dilaksanakan. Keputusan hukum sudah mengakui Bali, dan artinya sudah mengakui munas. Tapi Aburizal sudah legowo (untuk tidak jadi Ketum), berdasarkan keputusan sekarang berarti munaslub," tutur Yorrys.
"Sekarang tinggal bagaimana kita menyelesaikan dua perbedaan di tingkat I dan II, karena selama ini kan ada yang hasil Munas Ancol dan Bali," imbuhnya.
Meski DPP dalam rapat harian sudah melalukan penunjukan terhadap panitia penyelenggara, tampaknya proses munas kembali mundur. Masih belum jelas bagaimana kelanjutan dari munas yang sebelumnya direncanakan akan digelar pertengahan April ini.
"Kita akan lihat nanti, karena kan keduanya (Ical dan Agung) sepakat mundur. Tapi yang diakui adalah Bali, berarti infrastrutur sudah lengkap. Tapi tadi saya sudah bicara, Ical tetap minta munaslub. Mungkin ada perubahan soal kepesertaan," Yorrys menjelaskan.
Para caketum Golkar pun disebut Yorrys juga masih memerlukan waktu untuk mempersiapkan amunisi menghadapi Munas maupun Munaslub. "Biar ada waktu agar caketum sosialisasi ke daerah. Menyampaikan visi misinya," katanya.
Yorrys kembali memastikan bahwa hari ini tak ada rapat pleno. Ical sendiri pun hari ini tidak berada di Jakarta.
"Ical ke daerah, tadi pagi berangkat. Malam nanti juga ada acara syukuran DPD I di rumah Pak Nurdin. Syukuran kemenangan MA," beber Yorrys.
Sebelumnya Zainudin Amali yang ditunjuk sebagai Ketua OC untuk Munas menyatakan rapat pleno akan dilakukan hari ini. Rapat tersebut akan mengesahkan panitia penyelenggara munas yang sudah ditunjuk dalam rapat harian DPP.
"Perkiraan (rapat) sekitar jam 15.00 WIB. Insya Allah (Ical datang), belum ada pemberitahuan perubahan," terang Amali, Selasa (1/3). (ear/tor)











































