Ivan Haz Ditahan Polda Metro Jaya, PPP: Ini Musibah

Ivan Haz Ditahan Polda Metro Jaya, PPP: Ini Musibah

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 16:09 WIB
Ivan Haz Ditahan Polda Metro Jaya, PPP: Ini Musibah
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Fanny Safriansyah alias Ivan Haz ditahan Polda Metro Jaya atas dugaan kasus penganiayaan terhadap pembantunya. Wakil Ketua DPP PPP Hasrul Azwar hari ini mengunjungi putra mantan Wakil Presiden Hamzah Haz itu di sel Polda Metro Jaya. Hasrul didampingi politisi PPP Arsul Sani.

Hasrul akan mengkonfirmasi langsung ke Ivan Haz terkait tuduhan penganiayaan tersebut. "Ini yang saya mau tanya biar jelas. Karena selama ini dia (Ivan Haz) tidak kelihatan. Sulit dikomunikasikan dengan beliau," kata Hasrul kepada wartawan di halaman Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Menurut Hasrul, PPP akan mengikuti proses hukum jika memang fakta-fakta yang ada membuktikan Ivan Haz bersalah. Diaย  menolak memberikan tanggapan lebih jauh soal kasus yang membelit wakil rakyat tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nantilah setelah terbukti setelah dihukum," kata Hasrul.

Soal kasus Ivan Haz yang disebut mencoreng nama PPP, Hasrul hanya mengatakan bahwa ini adalah musibah.

"Ya, ini musibah (PPP)," kata Hasrul.



Saat ini Hasrul dan sejumlah politisi PPP berencana mengajukan penangguhan penahanan untuk Ivan Haz. Bahkan mereka siap memberikan jaminan. "Kalau memungkinkan saya akan memohon. Termasuk saya menjamin penangguhan penahanan," kata Hasrul.

Hingga saat ini Fraksi PPP juga belum memutuskan jenis sanksi yang akan dijatuhkan untuk Ivan Haz. Terkait proses di Mahkamah Kehormatan Dewan yang bisa berujung pada pemecatan Ivan sebagai anggota DPR, Hasrul hanya mempersilakan MKD untuk bekerja sesuai fakta.

Polda Metro Jaya memiliki alat bukti yang cukup kuat untuk menahan dan menetapkan tersangka Ivan Haz. Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti kasus KDRT yang menjerat Ivan Haz. Dari rekaman CCTV di lift sebuah apartemen tempat Ivan Haz tinggal, menunjukkan detik-detik penganiayaan terhadap korban Topiah (20). Topiah beberapa kali ditampar dengan keras bahkan ditonjok hingga kepalanya terbentur ke dinding lift.

(erd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads