"Baru kali ini sejarahnya warga menolak bantuan," tukas Bupati Dedi saat menemui keluarga Herman yang didampingi Kades Sukatani, Asep Sumpena, di rumah dinas, Selasa (1/3/2016).
Selama ini, Dedi memang kerap memberi bantuan langsung ke warga yang kesusahan. Bisa berupa uang atau barang. Maka itu, tahu ada warga yang menolak bantuan, dia heran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkali-kali Dedi tepuk jidat. Baik saat mendengar penjelasan kades maupun pengakuan Irma. Keluarga pemulung itu menolak bantuan karena tak mau utang budi. Juga enggan KB karena anak urusan Tuhan.
"KB itu hak individu, anak mah urusan Allah saja," kata Irma enteng.
Foto: Tri Ispranoto/detikcom |
Dedi mendengar kabar bahwa anak keenam keluarga Herman meninggal di usia empat bulan karena gizi buruk. Dia prihatin sejak hari ketiga, bayi sudah dibawa memulung sampah oleh ibunya.
"Kita akan minta KPAI untuk memberi edukasi agar keluarga itu tak lagi melakukan pembiaran terhadap anaknya. Tapi kalau pun sudah tidak mempan, ya mau bagaimana lagi," tukas Dedi usai pertemuan. (trw/trw)











































Foto: Tri Ispranoto/detikcom