Keluarga Pemulung Tolak Bantuan, Bupati Dedi: Baru Kali ini Terjadi

Keluarga Pemulung Tolak Bantuan, Bupati Dedi: Baru Kali ini Terjadi

Tri Ispranoto - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 15:31 WIB
Keluarga Pemulung Tolak Bantuan, Bupati Dedi: Baru Kali ini Terjadi
Foto: Tri Ispranoto/detikcom
Purwakarta - Sikap Herman (40) dan istrinya, Irma (40), keluarga pemulung asal Kampung Jatijajar RT 9 RW 3, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, yang selalu menolak bantuan, membuat heran Bupati Dedi Mulyadi. Dedi tepuk jidat karena bingung.

"Baru kali ini sejarahnya warga menolak bantuan," tukas Bupati Dedi saat menemui keluarga Herman yang didampingi Kades Sukatani, Asep Sumpena, di rumah dinas, Selasa (1/3/2016).

Selama ini, Dedi memang kerap memberi bantuan langsung ke warga yang kesusahan. Bisa berupa uang atau barang. Maka itu, tahu ada warga yang menolak bantuan, dia heran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca: Bikin Bupati Dedi Tepuk Jidat, ini Alasan Keluarga Pemulung Tolak Bantuan

Berkali-kali Dedi tepuk jidat. Baik saat mendengar penjelasan kades maupun pengakuan Irma. Keluarga pemulung itu menolak bantuan karena tak mau utang budi. Juga enggan KB karena anak urusan Tuhan.

"KB itu hak individu, anak mah urusan Allah saja," kata Irma enteng.

Foto: Tri Ispranoto/detikcom

Dedi mendengar kabar bahwa anak keenam keluarga Herman meninggal di usia empat bulan karena gizi buruk. Dia prihatin sejak hari ketiga, bayi sudah dibawa memulung sampah oleh ibunya.

"Kita akan minta KPAI untuk memberi edukasi agar keluarga itu tak lagi melakukan pembiaran terhadap anaknya. Tapi kalau pun sudah tidak mempan, ya mau bagaimana lagi," tukas Dedi usai pertemuan. (trw/trw)


Berita Terkait