Besok Golkar Tentukan Panitia Munas, Tim Akom: Hindari Keputusan Memaksa

Besok Golkar Tentukan Panitia Munas, Tim Akom: Hindari Keputusan Memaksa

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 14:31 WIB
Besok Golkar Tentukan Panitia Munas, Tim Akom: Hindari Keputusan Memaksa
Foto: Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Munculnya nama Nurdin Halid sebagai calon Ketua Steering Commitee (SC) Munas Golkar mendapat penolakan dari internal partai. Rapat pleno DPP Golkar yang digelar Rabu besok diharapkan bisa menentukan keputusan terbaik secara demokratis.

Politikus Partai Golkar yang juga tim sukses Ade Komarudin, Ahmadi Nur Supit mengatakan posisi Ketua SC mesti diputuskan secara demokratis. Jangan sampai ada paksaan dalam pleno, besok.

"Jadi begini, diputuskan secara demokratis untuk bisa diterima semua pihak. Harus dihindari keputusan yang memaksa. Itu tidak boleh. Secara demokratis yang penting," kata Supit saat dihubungi, Selasa (1/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Supit setuju dengan usulan agar Hajriyanto Tohari yang menjadi Ketua SC. Tapi, yang perlu diingat adalah bukan sosok kader. Melainkan semangat rekonsiliasi dan diputuskan secara demokratis agar tercipta munas yang berkualitas.

Sistem demokratis harus dikedepankan dalam proses menjelang Munas Golkar yang akan dihelat April mendatang.

"Saya setuju (Hajriyanto, red). Tapi, begini yang penting itu substansi meteri. Bagaimana substansi materi itu harus demokratis. Ini panitia penyelenggara. Itu yang penting, jangan karena persoalan personalia," ujar Ketua Komisi XI DPR itu.

Seperti diketahu, dalam rapat harian DPP Golkar diusulkan sejumlah kader menjadi panitia penyelenggara Munas Golkar. Selain Nurdin menjadi Ketua SC, Zainudin Amali diusulkan sebagai Ketua OC. Sementara, Theo L. Sambuaga ditunjuk menjadi Ketua Penyelenggara.

(hty/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads