Seorang bocah lelaki tak bermain air menggunakan ban renang oranye untuk berenang. Dia diawasi ibunya dari jarak dekat. Pemandangan itu tampak di RT 1/10, Jl Jaya 25, depan SMPN 249 Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Selasa (1/3/2015).
Banjir tak menghalangi warga untuk tetap membuka warung sembako dan warung tegal (warteg). Di warung yang tertulis warung nasi uduk ini tertata beberapa menu yang disiapkan untuk pelanggan.
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Banjir menggenangi Cengkareng Barat setinggi di bawah lutut orang dewasa. Menurut salah seorang warga, Nawi (70), banjir sudah menggenangi kawasan tersebut sejak Jumat (26/2/2016).
"Tiap hujan pasti banjir. Di sini saluran airnya tidak bagus, sempit," ujar Nawi.
![]() |
12 Petugas Pekerja Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Tim Cengkareng Jakarta Barat alias pasukan oranye tampak ada di lokasi. Mereka membersihkan sampah dan selokan.
![]() |
Cengkareng Barat dekat dengan Kali Semongol di RW 6. Daerah itu kebanjiran akibat meluapnya Kali Semongol yang menyempit dan mendangkal. Pemerintah bermaksud menormalisasi kali tersebut untuk meminimalisasi banjir. Sekitar 270 bangunan akan terkena penertiban proyek normalisasi itu.
(nwy/nrl)















































