Panglima Siapkan Pertahanan Udara untuk Pengamanan KTT OKI

Panglima Siapkan Pertahanan Udara untuk Pengamanan KTT OKI

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 11:23 WIB
Panglima Siapkan Pertahanan Udara untuk Pengamanan KTT OKI
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memastikan jajarannya siap untuk mengamankan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam ( KTT OKI) ke-5. Pertahanan udara pun juga disiagakan.

Dalam apel pagi ini, panglima menyampaikan bahwa tugas pengamanan KTT OKI adalah tugas kehormatan sekaligus kepercayaan yang mengandung misi diplomatik. Mengingat acara KTT OKI tersebut akan dihadiri kurang lebih 57 negara, sehingga setiap tamu negara harus dijamin keamanannya. Terlebih Indonesia sebagai inisiator dan tuan rumah acara ini.

"Pasukan pengamanan ini harus dimaksimalkan semaksimal mungkin untuk harga diri kita. Saya disini lakukan pengecekan mulai dari ring 1 paspampres, ring 2 dan ring 3 polri," kata Gatot usai apel di Silang Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panglima juga mengatakan pengamanan ini disiapkan untuk antisipasi kejahatan konvensional atau transnasional. Untuk itu pasukan pengamanan sudah disiapkan.

"Pasukan-pasukan yang menyiapkan diri dari berbagai kemungkinan disiapkan. Mulai dari escape, penindak dan pertahanan udara disiapkan. Setiap personel mereka tahu apa yang harus dilakukan dan bertugas di mana, tanggal 3-4 Maret kita coba semuanya," tandas Gatot.

KTT OKI ke-5 akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Selatan. Ada tiga isu utama yang akan dibahas dalam KTT OKI tahun ini yaitu situasi kota suci Al-Quds yang tidak kunjung membaik, negosiasi konteks quarted terhenti sejak Mei 2015 dan isu soal Palestina.

Untuk pengamanan KTT OKI tersebut pasukan TNI yang akan disiagakan sebanyak 10.150 personel dari masing-masing satuan TNI. Seperti dari Koopspam, Kosatgaspam, Satgaspamwil, Kodam Jaya, Kostrad, Kormar, Paskhas, Satgas Hanud, Satgas Passus TNI, Satgas Kodam II/Srw, Satgas Kodam III/Slw, standby force, Kostrad dan Polri.

(rvk/rvk)


Berita Terkait