Jokowi: Mohon Maaf Listrik Masih Byar Pet di Beberapa Daerah

Jokowi: Mohon Maaf Listrik Masih Byar Pet di Beberapa Daerah

Herianto Batubara - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 10:41 WIB
Jokowi: Mohon Maaf Listrik Masih Byar Pet di Beberapa Daerah
Presiden Jokowi (Foto: Setpres)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta maaf listrik di sejumlah daerah di tanah air masih sering 'byar pet'. Dia meminta warga bersabar karena pembangunan pembangkit listrik sedang gencar dilakukan.

"Mohon maaf listrik masih byar pet di beberapa daerah. Pembangunan pembangkit listrik sedang gencar dilakukan-Jkw," tulis Jokowi di akun Twitter-nya @jokowi seperti dikutip detikcom, Selasa (1/3/3016).

Dikatakan Jokowi, setiap blusukan ke daerah, dirinya sering mendapatkan keluhan warga soal listrik yang sering kali padam. Karena itu dia tengah 'memecut' jajaran terkait untuk bekerja maksimal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiap ke daerah saya selalu mendapat keluhan tentang listrik yang byar pet. Mohon maaf pada seluruh warga, perlu waktu 4-5 tahun untuk membangun pembangkit listrik. Kita memang terlambat membangun. Kini saatnya bergerak cepat," tulis Jokowi di akun Facebook-nya.

(Baca juga: Program Indonesia Terang, Melistriki Wilayah Timur Indonesia)

Dalam catatan Menteri ESDM Sudirman Said, hingga saat ini masih ada 12.659 desa yang belum dialiri listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero). Bahkan, 2.519 di antaranya belum terlistriki sama sekali alias gelap pada malam hari. Desa-desa ini sebagain besar tersebar di Papua dan di seantero Indonesia Timur lainnya.

Pemerintah saat ini mencanangkan Program Indonesia Terang atau PIT. Program ini bertujuan menyediakan akses listrik bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi 12.659 desa yang belum memperoleh akses listrik PLN. Program ini akan dilaksanakan mulai tahun ini dengan target 10.700 desa, atau sekitar 97% rasio elektrifikasi pada akhir 2019.

(Baca juga: Pemerintah Terbitkan Aturan Permudah Bangun Listrik 35.000 MW) (hri/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads