BKSDA Kaltim Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Orangutan yang Terbakar

BKSDA Kaltim Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Orangutan yang Terbakar

Idham Kholid - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 09:31 WIB
BKSDA Kaltim Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi Soal Orangutan yang Terbakar
Foto: Istimewa (via Facebook Centre for Orangutan Protection/COP))
Jakarta - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Operasional Centre for Orangutan Protection (COP) mempertanyakan soal kemungkinan apakah ada yang salah dengan cara membakar lahan yang menyebabkan tiga orangutan tewas. Bagaimana tanggapan Badan Konservasi Sumber Daya Alam Kaltim?

"Masih penyelidikan, penyelidiknya polisi," kata Kepala BKSDA Kaltim Hendradi saat dihubungi detikcom, Senin (29/2/2016).

"Yang penting, pembukaan lahan tidak boleh dengan (cara) pembakaran," sambungnya saat ditanya bagaimana aturan soal pembukaan lahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun begitu, Hendradi menolak berbicara lebih jauh soal bagaimana terbakarnya lahan itu. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada penyelidikan polisi.

"Ya tidak tahu, dia membakar apa dibakar apa membakar, masih penyelidikan. Hasil penyelidikan polisi nanti ketahuan. Saksi ahli dari BKSDA nanti," tandasnya.

Direktur Operasional Centre for Orangutan Protection (COP) Ramadhani menyebut akan memantau kasus yang ditangani polisi ini untuk mencari tahu kronologi pembakaran lahan dan bagaimana cara membakarnya. Melihat dari karakter orangutan sendiri, mereka akan lari bila melihat asap, api dan manusia.

"Yang bakar lahan bagaimana cara membakarnya, kita pertanyakan, kalau membakar 1 sisi saja, kemungkinan orangutan akan lari. Mereka bisa bergerak cepat bila melihat ada asap atau api, dia akan menjauh. Ada manusia, dia juga akan menjauh," papar Dhani. (idh/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini