Cek Kesiapan Pengamanan KTT OKI, Ini Instruksi Panglima TNI

Cek Kesiapan Pengamanan KTT OKI, Ini Instruksi Panglima TNI

Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 01 Mar 2016 09:17 WIB
Cek Kesiapan Pengamanan KTT OKI, Ini Instruksi Panglima TNI
Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom
Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengecek kesiapan pasukan dalam pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 di Silang Monas, Jakarta Pusat. Panglima menyampaikan bahwa pengamanan KTT OKI merupakan tugas kehormatan.

"Tugas pengamanan KTT OKI adalah tugas kehormatan sekaligus kepercayaan yang mengandung misi diplomatik karena manifestasi kontribusi Indonesia yang akan dihadiri kurang lebih 57 negara Islam," kata Gatot saat pimpin apel di  di Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa (1/3/2016).

"Sebagaimana kita pahami bersama bahwa pelaksanaan KTT Luar Biasa OKI yang diinsiatif negara kita dilatarbelakangi perubahan demografi, pemukiman ilegal di Israel timur, dan kemerdekaan Palestina juga tentang tepi barat Yordan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Panglima menyampaikan bahwa konferensi OKI kali ini diinisiatif oleh Indonesia. Panglima TNI menyampaikan kepada jajarannya bahwa keberhasilan pengamanan acara ini menjadi tugas mulia bagi prajurit.

"Jadi inisiatif RI adalah inisiatif mulia mengelar KTT OKI luar biasa. Untuk itu tugas yang prajurit emban bukan sekedar tugas rutin biasa, tapi tugas sangat penting tapi bersentuhan langsung dengan kehormatan citra dan nama Indonesia di mata internasional," tandasnya.

"Saya sendiri akan memimpin bersama unsur pengamana baik Pangdam Jaya maupun Kapolda," tegas Gatot.

Berikut instruksi panglima TNI kepada jajarannya:

1. Pahami secara jelas tugas setiap perorangan dan satuan sebagaimana yang direncanakan dalam pengamanan. Yakinkan setiap anggota memahami.
2. Kuasai tugas yang menjadi tanggung jawab baik perorangan maupun satuan dengan kewaspadaan penuh.
3. Laksanakan kordinasi secara ketat, baik intern maupun antar komponen pengamanan, termasuk pengamanan dari kepala negara yang membawa pengamanan.
4. Jangan sekali-kali memberi kompromi terhadap setiap gelagat dan indikasi yg mengundang kerawanan. Waspadai secara cermat setiap langkah antisipasi, terutama terahadap indikasi aksi terorisme.
5. Kedepankan tindakan preventif secara maksimal. Tindakan represif tegas dan jalan terakhir dan jangan ragu-ragu.
6. Laksanakan pengawasan dan pengendalian satgas pengamanan dalam satuan masing-masing.

Usai apel, panglima berkeliling menanyai masing-masing satuan tentang kesiapan anggotanya dan tentang tugasnya dalam pengamanan KTT OKI. (idh/idh)


Berita Terkait