Menteri LHK: Presiden Minta Titik Api di Hutan dan Lahan Segera Dipadamkan

Menteri LHK: Presiden Minta Titik Api di Hutan dan Lahan Segera Dipadamkan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 29 Feb 2016 12:53 WIB
Menteri LHK: Presiden Minta Titik Api di Hutan dan Lahan Segera Dipadamkan
Lokakarya pencegahan kebakaran hutan (Foto: Bagus PN/detikcom)
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menggelar lokakarya pencegahan kebakaran hutan. Menteri LHK Siti Nurbaya menegaskan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan dilakukan secara komprehensif.

"Yang jelas Pak Presiden Jokowi dan Pak Wapres JK memerintahkan agar api dipadamkan sebelum besar," kata Siti di Gedung Manggala Wana Bakti Kementerian LHK, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (29/2/2016).

Kementerian LHK juga akan membangun partisipasi berbagai pihak untuk sama-sama mencegah karhutla. Lembaga yang digandeng yakni Kemendagri, Polri, Kejaksaan,Β  dan MA.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di awal tahun ini BNPB juga telah merilis 69 titik api di Kaltim, Riau, Sumut, Kaltara, Sulsel, Papua dan Aceh selatan. Menurut BNPB titik api ini muncul karena ulah oknum.

"Reward and punishment juga kalau yang sekarang saya kira saya terus menerus sejak tanggal 23 Desember 2015 ketika sudah muncul titik api. Kita terima kasih ke seluruh jajaran, kami pantau terus memang sudah ada titik apinya dan paling banyak di Papua dan Kaltim. Kalau di Kalimantan itu kan gambut ya, jadi kadang-kadang berapa minggu hilang," tutur Siti.

Siti juga mengapresasi pencanangan program desa bebas kebakaran hutan yang dicanangkan kabupaten-kabupaten. Menurut dia memang pengawasan paling utama harus dimulai dari tingkat paling bawah. (bpn/hri)


Berita Terkait