Bangunan SDN Satria Mekar Bekasi Nyaris Roboh
Jumat, 11 Mar 2005 15:02 WIB
Jakarta - Bangunan SDN Satria Mekar I, II, dan III di Desa Satria Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi nyaris roboh karena sudah lapuk dimakan rayap. Temboknya pun sudah retak-retak dan mulai miring."Jika hujan turun dan ada angin kencang, para murid segera dievakuasi ke gedung sekolah yang tidak terlalu parah, karena ada suara kayu bangunan yang sepertinya mau patah," kata Erman, guru kelas 6 SDN I kepada detikcom, Jumat (11/3/2005).Padahal ketiga bangunan yang didirikan pada tahun 1994 itu baru berusia 11 tahun. Kepala sekolah ketiga SD itu sudah 3 kali menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) setempat. Tapi belum mendapat tanggapan serius.Barulah ketika awal Januari 2005, kepala sekolah ketiga SD tersebut bersama Badan perwakilan desa yang mengajukan ke pihak Diknas mendapat tanggapan. Pihak Diknas merencanakan renovasi bangunan pada April 2005.Kondisi paling parah dialami bangunan SDN III. Bangunan itu memiliki 3 kelas, tapi hanya 1 yang dipakai. Di mana hanya ada 20 murid. Itupun dengan tenaga pengajar 2 orang yang merupakan suami istri.Bangunan SDN I dan II masing-masing memiliki 6 kelas, namun masing-masing hanya 3 kelas yang bisa dipakai. Jumlah murid SDN I 400 orang, sedangkan SDN II 300 orang."Setidaknya ada 13 bangunan SD yang kondisinya serupa di Kecamatan Tambun Utara. Saking banyaknya, hal ini mungkin yang menyebabkan bantuan dari Diknas agak terlambat," kata Erman.
(sss/)











































