Warga Semarang Menemukan Ular Lagi, Kali ini Panjangnya 1,5 Meter

Ular Masuk Kota

Warga Semarang Menemukan Ular Lagi, Kali ini Panjangnya 1,5 Meter

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 26 Feb 2016 13:10 WIB
Warga Semarang Menemukan Ular Lagi, Kali ini Panjangnya 1,5 Meter
Foto: Angling Aditya
Semarang - Perburuan Piton di pusat Kota Semarang tepatnya di Jalan Anggrek membuahkan hasil. Seekor ular Piton jenis Reticulatus sepanjang 1,5 meter berhasil ditemukan.

Totok Bayu Wibowo (44) menemukan ular tersebut ketika mengikuti kerja bakti di lahan kosong di Jalan Anggrek Raya nomor 20. Saat itu warga yang dibantu TNI Polri menyebar di lahan kosong yang cukup luas itu. Kemudian ketika Totok berada di sisi Utara, ia melihat ular tersebut.

"Saya masuk, naik (ke tumpukan runtuhan tembok), tahu-tahu ada ular. Saya diamkan dulu memastikan betul ulat tidak. Pas dia mau lari langsung saya tubruk," kata Totok kepada detikcom, Jumat (26/2/2016).

Warga yang dikenal berani itu langsung mengangkat tinggi-tinggi ular sepanjang 1,5 meter itu. Personel TNI Polri yang ada di sana langsung memberikan bantuan dan membawanya keluar lahan kosong. Ular kemudian ditempatkan di karung yang sudah disiapkan.


Foto: Angling Aditya


Lahan kosong tersebut memang diduga kuat digunakan sebagai sarang ular piton di sekitar Jalan Anggrek. Pada kerja bakti kali ini, tumpukan dahan kering dibakar agar ular keluar.

"Ularnya keluar karena dibakar itu. Tanahnya kan jadi panas. Kemungkinan masih ada," ujar Totok.

Rencananya Totok akan menjual ular tersebut bagi orang-orang yang minat. Tidak jarang juga Totok mendapatkan lebih karena berhasil menangkap dan menjual ular di kampungnya.

"Kemarin yang 4 meter itu laku Rp 200 ribu. Ini ya mungkin Rp 100 ribu," tandasnya.

Sementara itu Camat Semarang Tengah, Bambang Suranggono, berharap dengan ditemukannya satu ular tersebut tidak akan muncul lagi ular-ular yang lain. Selain itu langkah yang dilakukan pemerintah setempat bersama warga dan aparat keamanan juga untuk menjamin kenyamanan warga yang selama ini resah.

"Kami ulangi kembali, di Anggrek Raya nomor 20 ini tadi sempat ditemukan ular tidak terlalu besar. Berharap tidak ditemukan lagi dan warga bisa tenang," kata Bambang.

Diketahui sejak pagi tadi warga Jalan Anggrek mulai kerja bakti bersih-bersih kampung sekaligus sweeping di tempat-tempat yang diduga menjadi sarang ular. Warga di sekitar Anggrek Semarang sudah sejak sebulan terakhir dikagetkan dengan banyaknya ular yang muncul mulai dari jalan raya hingga meja makan.

Kegiatan berburu ular sebenarnya sudah dilakukan sejak kemarin, dan hari ini dilanjutkan dengan bantuan pemerintah setempat. Siang ini pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan setelah ada kesepakatan perangkat kampung Anggrek.


(mad/mad)


Berita Terkait