"Kalijodo pengalihan isu dari RS Sumber Waras, makanya kita ke KPK," kata Lulung usai pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (25/2/2016).
Namun Lulung enggan berkomentar lebih jauh saat wartawan bertanya lebih jauh. "Sudah, sudah, no comment," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Besok (hari ini-red) kita mau sebar SP2, jam 08.00 WIB kurang lebihnya," ungkap Wali Kota Jakarta Utara Rustam Effendi saat dikonfirmasi detikcom lewat telepon, Rabu (24/2) malam.
Usai SP2 diberikan kepada warga Kalijodo, Pemkot Jakut akan mengeluarkan SP3 pada Sabtu (27/2) mendatang. Surat peringatan terakhir itu hanya berlaku selama satu hari. Pemkot Jakut sebelumnya menyebarkan SP1 pada Kamis (18/2).
"Kalau masih enggak mau pergi juga, hari Senin-nya tanggal 29 Februari 2016 kita bongkar paksa," ucap Rustam.
Selama proses penertiban ini, pemerintah daerah tidak menemukan kendala yang berarti. Walau sempat ada sedikit riak penolakan, namun Rustam dan jajarannya dibantu pihak polisi dan TNI masih dapat menangani dengan baik. (idh/dra)











































