Hingga Kamis (25/2) hari ini, belum ada pihak yang menyatakan secara resmi tahu keberadaan Ivan. Satu yang sudah diketahui, sesuai pernyataan Kepala BNN Komjen Budi Waseso, Ivan tertangkap dalam operasi Kostrad di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, 21 Februari lalu. Namun hingga saat ini, belum ada yang mengakui menahan Ivan.
Fraksi PPP yang sudah mencoba menghubungi dan mencari informasi mengaku belum mendapat keterangan soal lokasi Ivan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Tak ada staf atau asisten Ivan yang berada di ruangan. Pintu juga tak terkunci dan ruang bisa dibuka.
Di depan pintu ada papan nama tertempel FANNY SAFRIANSYAH, S.E serta nomor ruang 1521. Tampak barang-barang meja staf di area ruangan tertata rapih.
"Enggak ada orang mas. Sepi itu dari pagi. Staf, tenaga ahli juga nggak ada. Kita juga enggak tahu ya," ujar salah seorang staf Ahmad Dimyati Natakusumah, di ruang Fraksi PPP, lantai 15, gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2016).
Sosok Ivan dalam dua bulan terakhir memang jarang terlihat di ruang Fraksi PPP. Belum diketahui kepastian ini.
Namun, Wakil Ketua Komisi IV Viva Yoga Mauladi mengatakan selama memimpin rapat di komisi dalam bentuk rapat kerja atau rapat dengar pendapat, dia belum pernah bertemu dengan Ivan Haz.
"Selama saya memimpin rapat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR apakah raker dengan menteri, RDP dengan eselon I kementerian, atau RDPU dengan asosiasi, kelompok masyarakat, saya tidak pernah bertemu Pak Fanni," kata Viva Yoga saat dikonfirmasi. (hty/tor)











































