Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendatangi Balai Kota Jakarta lebih awal. Ganjar tiba di Balai Kota sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum Ahok tiba. Dia mengendarai mobil Toyota Land Cruiser hitam bernomor polisi H 7297 ZA.
Kepada wartawan, Ahok menuturkan kedatangan Ganjar itu untuk mengurus perpindahan istrinya, seorang PNS DKI yang ingin pindah ke Semarang, Jawa Tengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok menampik adanya pembicaraan politik dengan Ganjar yang juga kader PDIP itu. "Mana mungkin ngomong politik sama Pak Ganjar. Yuk, sudah telat, kasihan Pak Ganjar (menunggu lama di dalam Balai Kota)," kata Ahok yang baru pulang dari Kantor Badan Reserse Kriminal Polri untuk bersaksi dalam kasus UPS.
Sekitar pukul 13.50 WIB, giliran Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendatangi Balai Kota DKI Jakarta dengan mobil Pajero Sport hitam bernopol D 1830 PN. Dia menyatakan hendak mampir ke seminar di Hotel Shangri-La dan menyempatkan mampir ke Balai Kota Jakarta.
Sama seperti Ganjar, Ridwan Kamil yang belakangan juga santer diisukan bakal maju Pilgub DKI menampik ada rencana pembicaraan politik dengan Ahok.
"Enggak, silaturahmi saja," kata Ridwan yang ditanyai wartawan seketika turun dari mobil di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (25/2/2016).
Ketiga kepala daerah potensial ini sempat menggelar pertemuan tertutup. Wajar saja isi pertemuan ketiganya menjadi misteri politik, apalagi ketiganya sempat salam komando saat berpose usai pertemuan tertutup.
Apakah benar pertemuan ketiganya ini hanya suatu kebetulan, ataukah ada pembicaraan politik seputar Pilgub DKI, Pilgub Jabar, dan Pilgun Jateng yang akan berlangsung beriringan dua tahun ke depan? (van/nrl)










































