RI dan Uni Eropa Bahas Rekonstruksi & Rehabilitasi Aceh
Jumat, 11 Mar 2005 00:57 WIB
Jakarta -
Menteri Luar Negeri (Menlu) Hasan Wirajuda bertemu dengan Menlu Troika Uni Eropa (UE). Pertemuan ini membahas program rekonstruksi dan rehabilitasi masyarakat Aceh.Seperti dilansir siaran pers Departemen Luar Negeri, pertemuan ini dilaksanakan di Kantor Departemen Luar Negeri (Deplu), Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2005).Dalam pertemuan ini dibahas isu-isu bilateral seperti program rekonstruksi dan rehabilitasi masyarakat Aceh dan Sumatra Utara (Sumut). Selain itu juga dibahas berbagai isu dibidang perdagangan. Isu perdagangan yang diangkaat khusus mengenai tawaran UE untuk memberikan fasilitas perdagangan kepada negara-negara yangg terkena bencana tsunami.Sementara itu delegasi Troika Uni Eropa terdiri dari Menlu Luksemburg Jean Asselborn selaku Presiden Uni Eropa dan Komisioner Hubungan Luar Negeri Uni Eropa Benita Ferrero-Waldner.Agenda lainnya yakni pembicaraan kerjasama dalam upaya pemberantasan terorisme serta perkembangan regional dan internasional.Dalam kesempatan ini Menlu Hasan menjelaskan tentang program pembangunan pemerintah RI dan perkembangan pembentukan Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). Pada bidang perdagangan hubungan Indonesia dengan UE menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Nilai ekspor Indonesia ke UE pada 2003 tercatat 9,7 Miliar Euro. Impor Indonesia dari UE sebesar 4 Miliar Euro.Diantara negara-negara ASEAN, Indoneisa merupakan pengekspor ke-4 terbesar. Bila ditinjau dari surplus perdagangan di antara negara asean posisi Indonesia menduduki urutan ke dua atau 5,6 Miilar Euro.
(ism/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































