Kebocoran Data Migas, Indonesia Cermati Shell

Kebocoran Data Migas, Indonesia Cermati Shell

- detikNews
Jumat, 11 Mar 2005 00:24 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia sedang mencermati perusahaan minyak Shell berkaitan kebocoran data-data Minyak dan Gas (Migas). Data migas milik negara itu dilarang untuk dibawa oleh suatu perusahaan.Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro usai menutup diskusi panel Pengelolaan Barang Modal Impor dan Pengembangan Produksi Dalam Negeri, di Menara Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2005).Ketika ditanya apakah Shell menggunakan data migas tanpa seijin pemerintah Indonesia. Purnomo mengatakan PP No 35 tahun 2004 tentang kegiatan hulu menyatakan data migas tidak bisa digunakan diluar negeri tanpa izin dari pemerintah Indonesia. "Melarang data-data yang ada di wilayah RI untuk dibawa keluar oleh perusahaan. Hal itu yang sedang kita cermati apakah telah terjadi," cemas Purnomo.Pada tahun 1999 sebenarnya Blok Ambalat sudah ditangani Shell. Tetapi pada tahun 2001 diambil alih ENI (Italia) dan ini berlangsung sampai 2004. Saat ini sudah dilakukan pengeboran pada dua sumur. (ism/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads