Indonesia dan Ceko Teken Perjanjian Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik

Indonesia dan Ceko Teken Perjanjian Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik

Ray Jordan - detikNews
Kamis, 25 Feb 2016 12:56 WIB
Indonesia dan Ceko Teken Perjanjian Bebas Visa untuk Paspor Diplomatik
Foto: Ray Jordan/detikcom
Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi bertemu dengan Menteri Luar Negeri Republik Ceko Lubomir Zaoralek di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta. Dalam pertemuan itu, kedua Menlu melakukan penandatanganan dua kesepakatan.

Kesepakatan pertama yakni, perjanjian pembentukan forum konsultasi bilateral. Kedua yakni, perjanjian bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik dan dinas RI-Ceko.

"Tadi kita melakukan penandatanganan dua kesepakatan yakni pembentukan forum konsultasi bilateral dan perjanjian bebas visa untuk pemegang paspor diplomatik," ujar Retno Marsudi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jl Taman Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (25/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain dua kesepakatakan tadi, kedua Menlu ini juga membahas soal kerjasama pariwisata, energi, pendidikan, pertahanan dan Information Communication Technology (ICT) serta bertukar pikiran mengenai isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama.

"Selain itu, tadi kami juga berdiskusi tentang bagaimana kedua negara meningkatkan nilai toleransi dan kebutuhan untuk menyebarkan pesan perdamaian. Kami juga mendiskusikan situasi di Eropa dan terus meningkatkan diskusi untuk isu bilateral dan regional," kata Retno.

Sementara itu, Menlu Zaoralek mengaku senang dengan pertemuan ini. Dia menyebut Indonesia dan Ceko memiliki banyak kesamaan dan kepentingan.

"Kita tadi berkesempatan mendiskusikan isu bilateral dan kita sama-sama berkomitmen untuk memperkuat area politik, perdagangan, infrastruktur, pertahanan dan pendidikan," kata Zaoralek.

Dalam kesempatan ini, Zaoralek mengundang Menlu Retno berkunjung ke Ceko untuk lebih intens membahas kerjasama antar dua negara.

"Saya ingin mengundang Ibu Menlu untuk ke Praha dan saya berharap beliau dapat menerima undangan ini. Kita ingin meningkatkan kerjasama dalam kerangka kerja multilateral. Kita sepakat kerjasama internasional sangat penting untuk mencapai hasil yang positif," kata Zaoralek.

Selain bertemu Menlu RI, dalam kunjungan resminya ke Indonesia ini, Zaoralek direncanakan untuk melakukan courtesy call dengan Presiden RI serta bertemu dengan Menko Bidang Perekonomian, Menko Polhukam, Ketua DPR dan Sultan Hamengkubuwono X. (jor/Hbb)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini