Dephan Usulkan Anggaran Pertahanan Rp 21 triliun per Tahun
Kamis, 10 Mar 2005 20:20 WIB
Jakarta - Departemen Pertahanan (Dephan) telah menyerahkan usulan anggaran pertahanan sebesar Rp 21 trilyun per tahun kepada Depatemen Keuangan dalam penyusunan APBNP 2005 dan RAPBN 2006.Demikian dijelaskan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai pertemuan dengan Panglima TNI dan tiga Kepala Staf TNI di Kantor Presiden, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta.Kamis (10/3/2005)."Pengeluaran terbesarnya untuk pos personel dan perawatan peralatan yangada, sekitar 70 persen. Sisanya untuk memperkuat kemampuan AL dan AU kita,seperti pembelian alat baru atau peremajaan," ungkap Juwono. Lebih lanjut dijelaskan, TNI sangat memahami keterbatasan keuangan negara saat ini. Karenanya dephan akan menerima berapa pun nilai anggaran yang disetujui oleh menteri keuangan nantinya.Sebab apabila ternyata usulan sebesar Rp 21 trilyun per tahun itu disepakati oleh depkeu berarti dephan akan menjadi salah satu departemen yang memperoleh anggaran terbesar dibanding lainnya."Tapi persoalannya, nilai itu baru mencukupi setengah dari kebutuhan riilminimum. Kami bertekad untuk menggunakannya se-efisien dan se-efektifmungkin," imbuh Juwono.Sehubungan dengan efisiensi dan efektifitas penggunaan anggaran, dirinyatelah berbicara dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkum dan HAM) Hamid Awaluddin,Menteri Negara urusan Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN) Sugiharto danMenteri Keuangan (Menkeu) Jusuf Anwar untuk menata kembali masalah kreditekspor pengadaan alat negara dan sistem penggunaan keuangan negara."Supaya lebih tranparan. Asalkan keuntungannya diarahkan pada peningkatan kesejahteraan prajurit militer pangkat rendah," tambahnya.
(ism/)











































