"Kami sudah undang. Tapi, jawabannya seperti itu sepertinya tak datang. Kami berharap bersama-sama bisa berkumpul di sini," kata Romi di lokasi Mukernas IV, Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (24/2/2016).
Romi yakin Djan Faridz yang terpilih sebagai ketum PPP hasil Muktamar Jakarta termasuk Suryadharma Ali bisa menerima pelaksanaan Mukernas sebagai tahapan menuju Islah. Alasannya pihak Djan, sebut Romi juga kerap berbicara soal persatuan partai.
"Insya Allah itu soal waktu saja. Kalau seluruh komponen eks Muktamar Bandung sudah setuju, masa Pak Djan Faridz keberatan sih," tutur Romi.
Sementara itu politikus PPP Arsul Sani mengatakan pihak Djan Faridz mesti hadir di Mukernas ke IV. Selain pembahasan islah, Mukernas penting untuk persiapan menghadapi Pilkada serentak. Sebab PPP terancam tidak bisa ikut serta dalam pilkada bila islah tak juga tercapai.
Terkait Mukernas ke IV, Arsul mengatakan Wakil Ketua Umum Emron Pangkapi sudah menemui Suryadharma Ali. Emron saat itu menyampaikan persiapan Mukernas.
"Kalau tetap tidak mau datang juga, terus bagaimana? Bulan Juni kita sudah harus bersiap dalam pencalonan Pilkada. Jadi, sebelum Juni, sebaiknya persoalan partai sudah selesai," tutur Arsul. (hat/fdn)











































