Jokowi: Saya Ingin Pemberantasan Narkoba Dilakukan Lebih Gila Lagi!

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 24 Feb 2016 14:59 WIB
Foto: Biro Pers Kepresidenan
Jakarta - Presiden Joko Widodo hari ini menggelar rapat terbatas membahas soal pemberantasan narkoba. Jokowi ingin pemberantasan narkoba bisa dilakukan lebih gencar.

"Saya ingin ada langkah pemberantasan narkoba yang lebih gencar, lebih berani, lebih gila lagi, yang lebih komprehensif dan terpadu," kata Jokowi saat membuat rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2016).

Untuk itu, Jokowi ingin semua lembaga dan kementerian bersinergi untuk memberantas peredaran dan penyalakhgunaan narkoba. Karena, lanjut Jokowi, masalah narkoba menjadi rangking pertama yang harus diselesaikan.

"Saya ingin semua kementerian dan lembaga menghilangkan ego sektoral. Karena ini adalah rangking pertama masalah besar kita. Semua harus bersinergi bersama mulai BNN, Polri, TNI, Kementerian Hukum dan HAM, Kominfo, Kemenkes, Kemensos, semuanya betul-betul melakukan langkah yang terpadu. Betul-betul bukan hanya menyatakan perang terhadap narkoba, tapi juga dari segi hukum yang betul-betul tegas. Karena narkoba ini sudah masuk ke mana-mana," tegas Jokowi.

"Tutup semua celah narkoba, pintu-pintu masuk narkoba, mulai dari pelabuhan-pelabuhan. Dan gencarkan kembali kampanye bahaya narkoba," tambah Jokowi.

Hadir dalam rapat ini Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso, Menpora Imam Nahrawi, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Kesehatan Nila F Moelok, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menkominfo Rudiantara dan sejumlah menteri lainnya. (rjo/rvk)