"Banyaklah stoknya. Siapa pun juga mau jadi wakil," ujar Ahok saat berbincang santai dengan wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (24/2/2016).
Hal ini disampaikan Ahok saat ditanya apa jadinya kalau PDIP tak melepas Djarot Saiful Hidayat jadi cawagub DKI pendampingnya di Pilgub mendatang. Karena merasa semua orang mau jadi cawagub mendampinginya, Ahok tak ambil pusing kalaupun harapannya duet dengan Djarot kandas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok yang selama ini dikenal tegas kepada PNS dan tak segan menggeser PNS yang kerjanya kurang memuaskan ini ingin membuktikan masih ada PNS yang bagus dan layak jadi pemimpin Jakarta.
"Untuk membuktikan ada PNS yang bagus saja," ujar Ahok.
Dengan kepercayaan diri Ahok yang begitu besar, akankah PDIP takluk dan menuruti tawaran Ahok melepas Djarot jadi cawagub tanpa status sebagai parpol pengusung? Lalu siapa orang yang bakal mendampingi Ahok jika Djarot tak direstui PDIP?
Memang ada sinyal kuat PDIP akan menjadi barisan parpol pendukung Ahok. Namun pernyataan-pernyataan bahwa PDIP harus izin Teman Ahok β kelompok pro Ahok yang sejak lama mengumpulkan KTP dukungan agar jagoannya bisa maju lewat jalur independen β kabarnya membuat PDIP agak mikir-mikir karena menyangkut wibawa partai. (van/nrl)











































