"Kemarin sore sekitar pukul 16.50 WIB ambruk tertimpa longsoran talud. Sebelumnya memang 2 hari dua malam ini turun hujan. Waktu itu langsung terdengar suara gemuruh dari atas, terus langsung ambruk," kata Guru Olah Raga SMP Ma'arif NU 2 Ajibarang, Wahyu Ari Wibowo, Rabu (24/2/2016).
Foto: Arbi Anugrah/detikcom |
Menurut dia, beruntung saat kejadian para siswa yang melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah pulang. Akibatnya tiga ruang kelas 7 rusak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, siswa kelas 7 A, B dan C yang kelasnya mengalami kerusakan, hari ini tetap menjalani kegiatan KBM, di tiga ruangan yakni di musala, Laboraturium IPA, dan gudang.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom |
"Itu sebenarnya tiga ruangan yang aktif untuk KBM. Siswa hari ini dialihkan belajar ke ruang laboraturium IPA, musala dan ruang kelas yang tidak terpakai. Sebenarnya kondisinya tidak layak untuk KBM karena tadinya digunakan sebagai gudang," ujarnya.
Untuk sementara, para siswa kegiatan yang kelasnya mengalami rusak akibat longsoran talud sudah dipulangkan setelah mereka semua melakukan kerja bakti. Padahal talud penahan tersebut baru satu minggu ini selesai pengerjaannya.
Foto: Arbi Anugrah/detikcom |
"Talud itu untuk pelebaran lapangan halaman sekolah untuk kegiatan siswa, itu baru 1 minggu jadi. Sebetulnya mau ditinggikan dan dipadatkan tapi keburu longsor," ungkap dia. (arb/trw)












































Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Foto: Arbi Anugrah/detikcom