Ahok di Antara Teman Ahok dan PDIP

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 24 Feb 2016 10:06 WIB
Foto: Muhammad Iqbal/detikcom
Jakarta - Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di persimpangan jalan. Jalan lurus pencalonannya lewat jalur independen coba dibelokkan PDIP. Teman Ahok mengingatkan agar Ahok tetap berada di jalurnya.

Di Pilgub DKI 2017, PDIP yang memiliki 28 kursi di DPRD DKI jadi satu-satunya partai yang bisa mengusung cagub-cawagub sendiri. Ahok mengklaim PDIP sudah menyampaikan niat untuk mengusungnya.

"Memang PDIP mau dukung kok. Sudah ngomong. Maka sekarang kita pengin Teman Ahok bagaimana, begitu loh," kata Ahok kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

Menurut Ahok, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri sudah lama mendukung dirinya. Namun memang belum ada pernyataan resmi dari PDIP sebagai partai, baru dukungan pribadi ketum.

"Bagi Bu Mega sebenarnya sederhana, kalau kita kerjanya baik, bisa menolong masyarakat, bisa jadi model, pasti didukung. Sama kayak dukung Bu Risma kan. Bu Risma juga tenang-tenang saja, pasti PDIP dukung Bu Risma," tutur Ahok.

"(Dukungan resmi) Belum. Masih ada proses rapatnya," tambah Ahok soal dukungan resmi dari PDIP.


Elite PDIP mengamini pernyataan Ahok. Hubungan PDIP dan Ahok memang dekat, namun belum ada keputusan resmi partai soal dukungan untuk Pilgub DKI.

"Masih proses," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat ditemui usai menghadiri acara Rakerda PDIP Jabar di Balai Sartika Bikasoga Bandung, Selasa (23/2/2016).

Nah, soal niat PDIP mengusung Ahok ini tak disetujui oleh Teman Ahok, komunitas pendukung yang sudah mengumpulkan KTP dukungan untuk mantan Bupati Belitung Timur itu. Teman Ahok mempersilakan PDIP mendukung Ahok, tapi tak boleh dibelokkan ke jalur dukungan partai.

"Teman Ahok tetap maunya Pak Ahok maju independen. Tapi kalau PDIP mau dukung nggak apa-apa," kata Juru Bicara Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas, kepada wartawan, Selasa (23/2/2016).



Amalia mempertanyakan niat PDIP mendukung Ahok. Menurutnya, minat PDIP dipicu besarnya antusiasme warga Jakarta memberi KTP dukungan ke Teman Ahok.

"Sekarang kalau PDIP serius mau dukung, kenapa nggak dari kemarin? Saya pikir PDIP mau usung Pak Ahok karena melihat antusiasme masyarakat ke Teman Ahok besar," ujar perempuan berkacamata ini.

"Dan kalau pun Pak Ahok mau diusung partai, Pak Ahok harus siapkan cara buat menjelaskan ke 728 ribu lebih orang yang sudah menyerahkan dukungan," imbuh Amalia.


Ahok pun di persimpangan jalan. Namun, setelah keluar pernyataan dari Teman Ahok, pria berkacamata itu sepertinya lebih memihak para pendukungnya dan berkomitmen melaju di jalur independen.

"Kalau Anda (PDIP) mau mengusung, tentu harus izin Teman Ahok dong. Mereka sudah bekerja mengumpulkan begitu banyak (dukungan)," kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).

(tor/van)