Agung Laksono: Pilih Ketua Umum Golkar Jangan karena Transaksional

Agung Laksono: Pilih Ketua Umum Golkar Jangan karena Transaksional

Kartika Sari Tarigan - detikNews
Selasa, 23 Feb 2016 21:25 WIB
Agung Laksono: Pilih Ketua Umum Golkar Jangan karena Transaksional
Foto: Suasan rapat DPP Golkar malam ini (Elza/detikcom)
Jakarta - Isu politik uang mencuat jelang Munas Partai Golkar yang akan digelar April 2016. Wakil ketua umum Partai Golkar hasil Munas Riau, Agung Laksono, meminta pemilik suara tak memilik ketua umum karena transaksional.

"Dipilih yang mumpuni, di samping prestasi dan juga kontribusi. Tidak tercela dan jangan yang dipilih atas dasar transaksional, jangan yang terlibat jual beli suara. Karena kalau yang (dipilih) seperti itu, makin jauh dari nilai-nilai ideal," ucap Agung sebelum rapat harian DPP Golkar di kantor DPP Jl Anggrek Neli Murni, Jakbar, Selasa (23/2/2016).

Menurut Agung, Munas Golkar kali ini bicara tentang the part of idea, konsep-konsep untuk mengembalikan Partai Golkar berjaya dan memberi kontribusi kepada negara secara nyata. Terutama setelah konflik setahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di dalam tubuh partai sendiri harus lebih jelas," imbuhnya soal penataan internal Golkar.

Sementara terkait rapat malam ini, Agung mengatakan agendanya adalah pembentukan kepanitian, menentukan kepesertaan dan teknis lainnya.

"Yang jelas tdk bertentangan dengan SK Kemekumham yang sudah diberikan," ucap agung.

Tak hanya itu, Agung menyebut akan dibicarakan juga realisasi terhadap pengurus-pengurus yang sempat diberhentikan dan dipecat karena konflik Munas sebelumnya.

"Acara (Munas) simple dan kaitannya hanya memilih ketua umum dan pengurusnya, sehingga jangan sampai setelah Munas ada permasalahan lagi. Kita berharap dengan diselenggarakannya Munas bisa selesaikan perselisihan konflik internal," tutupnya.

(miq/miq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads