"Hindari cara kampanye negatif, sampai perseteruan yang hebat begitu, tidak perlu. Hentikan cara ini. Cara anarkis tidak boleh. Saya imbau semua, mari adu visi dan misi," kata tim sukses Novanto, Roem Kono di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/2/2016).
Soal Ade Komarudin yang dilaporkan ke MKD dengan dugaan gratifikasi, Roem kembali mengingatkan agar semua kader saling menghormati. "Tak perlu saling serang. Kita punya tugas masing-masing sebagai kader, mari berkompetisi dengan baik," imbuhnya.
Roem meyakinkan bahwa Novanto tidak melakukan kampanye hitam. Dia menyebut mantan ketua DPR itu ingin bersaing dengan baik.
"Dia orang baik, dengan semua berteman. Pertemanan harus dipelihara," ungkap Ketua BURT DPR ini.
Roem sendiri awalnya hendak mencalonkan diri sebagai ketum Golkar, namun pada akhirnya memilih mendukung Novanto. Selain dirinya, ada pula Nurul Arifin, Robert Joppy Kardinal, dan Kahar Muzakir di belakang Novanto.
"Saya jatuhkan pilihan saya ke Novanto. Dia punya waktu yang luang, responsibility-nya tinggi. Saya kenal dia sebagai yang bisa diterima semua pihak," ujar Roem.
Sebelumnya diberitakan, LAKP melaporkan Akom dengan membawa bukti berupa foto yang beredar di media sosial. Tim sukses Akom, Bambang Soesatyo menyebut pengaduan ini merupakan kampanye hitam.
"Terkait kampanye hitam yang digerakkan oleh salah satu calon ketum Golkar secara pengecut melalui laporan ke MKD hari ini, saya menilai permainan makin kasar dalam persaingan caketum Golkar jelang Munas awal April mendatang," kata Bambang kepada wartawan, Selasa (23/2/2016). (imk/van)











































